Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Kurang Energi Kronis (KEK) Pada Ibu Hamil di Puskesmas Tamalate

Authors

  • Nur Ekawati STIKES Amanah Makassar

Keywords:

Kronis Kurang Energi, Pengetahuan, Ibu Hamil

Abstract

Kurang Energi Kronis (KEK) pada wanita hamil adalah status gizi kurang seseorang karena ketidak seimbangan antara asupan pemenuhan kebutuhan dan pengeluaran energi. World Health Organization (WHO) melaporkan bahwa prevalensi anemia pada kehamilan dan KEK secara global 35-75% secara signifikan meningkat pada trisemester ketiga dibandingkan trimester pertama dan keduakehamilan. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan Kejadian KEK pada ibu hamil di Puskesmas Tamalate Kota Makassar tahun 2021. Penelitian ini menggunakan desain cross Sectional. Sampel dalam penelitian ini 43 responden dengan teknik sampel random sampling. Alat yang digunakan dalampenelitian iniadalah kuesioner dan pita LiLA (lingkar lengan atas). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan antara pengetahuan tentang gizi (p value = 0,004) RR = 2,222, penyakit infeksi (p value = 0,000) RR = 0,227 pemeriksaan kehamilan dan ANC(p value = 0,000) RR = 2,700 dengan kejadian KEKpada ibu hamil. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan adanya hubungan antara pengetahuan, penyakit infeksi dan ANC (Antenatal Care) dengan kejadian KEKpada ibu hamil. Saran yang dapat diberikan adalah memberikan penyuluhan mengenai bahaya KEK pada ibu hamil serta pengetahuan pentingnya gizi, dan pemeriksaan kehamilan oleh petugas kesehatan.

References

Arikunto, Suharsimi. (2013). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta : Rineka Cipta[2]

Arisman, (2008). Gizi dalam Daur Kehidupan. Jakarta : Penerbit Buku Kedokteran EGC

Arisman. (2010). Gizi dalam Daur Kehidupan. Edisi Ke 2. Jakarta: Penerbit BukuKedokteran. EGC

Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kemeterian kesehatan RI. (2013)

Riset Kesehatan dasar Tahun 2013. Jakarta : Kemenkes [5]Dinas Kesehatan Kota Bogor. (2016)

Profil Kesehatan Dinas Kesehatan Kota Bogor. Bogor : Dinkes

Hapni, Yenti. (2004). Faktor-Faktor ynag Berhubungan dengan Risiko Kurang Energi Kronis (KEK) pada Ibu Hamil di Pulau Kelapa Kepulauan Seribu DKI Jakarta Tahun 2004. Jakarta. Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia

Hastono, Suntanto Priyo. (2014). Analisi Data. Depok. Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia

Istiany, Ari & Rusilanti. (2009). Gizi Terapan. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya

Kementerian Kesehatan RI. (1997). Buku Kesehatan Ibu dan Anak. Jakarta : Kemenkes dan JICA (Japan International Cooperation Agency)

Kementerian Kesehatan RI. (2014). PERMENKES RI No 23 Tahun 2014 Tentang Upaya Perbaikan Gizi.Kemenkes RI.

Kementerian Kesehatan RI. (2014). PERMENKES RI No 42 Tahun 2013 Tentang

Gerakan Percepatan Perbaikan Gizi.Kemenkes RI.

Kementerian Kesehatan RI. (2015). Rencana Strategi Kementerian Kesehatan Tahun 2015-2019. Jakarta : Kemenkes

Kementerian Kesehatan RI. (2014). PERMENKES RI No 75

Tahun 2013 Tentang Angka Kecukupan Gizi yang Dianjurkan Bagi Bangsa Indonesia.Kemenkes RI

Lubis, Lili. (2015). Fakto-Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Kurang Energi Krinis (KEK) pada Ibu Hamil di Puskesmas Langsa Lama Kota Langsa Tahun 2015.Langsa: Fakultas Kesehatan Sumatera Utara.

Mardatun. (2015). Hubungan Riwayat Antenatal Care (ANC) dan Tingkat Konsumsi Fe (Zat Besi) dengan Kejadian Kurang Energi Kronis (KEK) Ibu hamil di Provinsi Nusa Tengga Barat dan di Daerah Istimewa Jogjakarta.Penelitian Sisitem Kesehatan. Volume 18. Nomor 3. 221-228.

Mary E. Beck. (2011). Ilmu Gizi dan Diet. Yogyakarta: Penerbit Andi.

Mulyaningrum, Sri. (2009). Faktor- Faktor yang Berhubungan dengan Risiko Kurang Energi Kronis (KEK) pada Ibu Hamil di Provinsi DKI Jakarta Tahun 2009.Depok : Fakultas Kesehatan

Masyarakat Universitas Indonesia.

Nikmah, Umi Nahdrotun. (2015). Hubungan Pengetahuan tentang Gizi dengan Kejadian Kurang Energi Kronis (KEK) Pada Ibu Hamil Di Wilayah Puskesmas Bringin

Kabupaten Semarang.

Semarang. Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Ngudi Waluyo Ungaran

Ningrum, Riska Ayu. (2010). Faktor- Faktor yang Berhubungan dengan Risiko Kurang Energi Kronis (KEK) pada Ibu Hamil di Kecamatan pncoran Mas Kota Depok Jawa Barat tahun 2010. Depok :fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia

Notoatmodjo, Soekidjo. (2011).Metodologi Penelitian Kesehatan, edisi revisi. Jakarta : PT. Rineka Cipta

Notoatmodjo, Soekidjo. (2011). Kesehatan Masyarakat Ilmu dan Seni. Jakarta : PT. Rineka Cipta[22]

Notoatmodjo, Soekidjo. (2012). Kesehatan Masyarakat Ilmu dan Seni. Jakarta : PT. Rineka Cipta[23]

Palimbo, Adriana. (2014). Hubungan Pengetahuan dan Sikap Ibu Hamil terhadap Kejadian Kurang Energi Kronis (KEK) di Wilayah Puskesmas Pulau Telo Kuala Kapuas Banjarmasin Tahun 2014. Jurnal Dinamika Kesehatan. Volume 14

Peraturan Meteri Kesehatan RI. (2016). Standar Produk Suplementasi Gizi. Jakarta : Kemenkes RI.

Pedoman Penyusunan Skripsi. Bogor : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Ibn Khaldun

Proverawati, Atikah & Siti Asfuah. (2009). Buku Ajar Gizi Untuk Kebidanan.Yogyakarta: Nuha Medika

Purwitasari, Desi dan Dwi Maryanti. (2009). Gizi dalam Kesehatan Reproduksi.Yogyakarta: Nuha Medika.

Downloads

Published

2021-12-30

How to Cite

Ekawati, N. (2021). Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Kurang Energi Kronis (KEK) Pada Ibu Hamil di Puskesmas Tamalate. Jurnal Ilmiah Amanah Akademika, 4(2), 242–255. Retrieved from https://ojs.stikesamanah-mks.ac.id/index.php/jihad/article/view/148

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.