Analisis Penerapan Prosedur Pemasangan Infus di Unit Gawat Darurat

Authors

  • Andi Mu'tiah Sari Institut Teknologi dan Kesehatan Tri Tunas Nasional

Keywords:

Analisis, Penerapan Prosedur, Pemasangan Infus, Unit Gawat Darurat

Abstract

Unit Gawat Darurat merupakan pintu masuk seluruh pasien yang membutuhkan pelayanan yang perlu penanganan yang segera. Alasan penelitian dilakukan di Unit Gawat Darurat yaitu di karenakan pemasangan infus banyak dilakukan di Unit gawat darurat dan ketika peneliti melakukan kunjungan ke UGD terdapat penemuan-penemuan dari beberapa prosedur pemasangan infus yang tidak di jalankan oleh perawat. Penelitian ini adalah penelitian analitik deskriptif dengan pendekatan kualitatif, yang dilakukan dengan wawancara dan observasi terhadap informan yang berkaitan dengan penelitian ini. Untuk penelitian ini dari 9 perawat UGD masing-masing dilakukan pengamatan sebanyak 3 pengamatan dalam pelaksanaan pemasangan infus sehingga sampel berjumlah sebanyak 27 orang pasien yang dilakukan tindakan pemasangan infus. Dari hasil analisa didapat petugas UGD tidak mengucapkan salam terlebih dahulu pada pasien dan keluarga pasien sebanyak 24 orang dari 27 sampel yang di ambil (89%), tidak menjelaskan tujuan dan prosedur tindakan kepada pasien sebanyak 23 orang dari 27 sampel yang diambil (85%), tidak mencuci tangan sebelum tindakan sebanyak 16 orang dari 27 sampel yang diambil (59%) dan tidak mengucapkan salam penutup pada keluarga pasien sebanyak 25 orang dari 27 sampel yang diambil (93%). Dilihat dari denah Unit Gawat Darurat, letak westafel dan minoscrub yang jauh dari jangkauan perawat, sehingga menyulitkan perawat melakukan cuci tangan. Dari hasil triangulasi data dengan dokumen peRumah Sakit etujuan tindakan medis infus. Dari seluruh hasil pengamatan yang dilakukan, prosedur penerapan pemasangan infus di UGD terdapat beberapa prosedur pelaksanaan yang tidak dijalankan sesuai dengan prosedur oleh perawat.Saran Bagi Rumah Sakit adalah lakukan sosialisasi terhadap semua kebijakan dan prosedur kepada pelaksana, memberikan award bagi perawat yang sudah menjalan SOP dengan benar.

Author Biography

Andi Mu'tiah Sari, Institut Teknologi dan Kesehatan Tri Tunas Nasional

Program Studi Administasi Rumah Sakit

References

Anto, S., Andi Latif, S., Pannyiwi, R., Ratu, M., & Werdyaningsih, E. (2022). Workload Analysis and NuRumah Sakit e Performance in Implementing NuRumah Sakit ing Care. Barongko: Journal of Health Sciences, 1(1), 41–46. https://doi.org/10.59585/bajik.v1i1.38

Burch, D ett al. (2008). The clinical nuRumah Sakit e leader: a catalyst for improving quality and patient safety. Journal of NuRumah Sakit ing Management 16(5): 614-22. Juni 10, 2010.

Chrisdiono M. Achadiat, Pernik-Pernik Hukum Kesehatan Melindungi Pasien dan Dokter, Widya Medika, Jakarta, 2005.

Cahyono, B., S., B.,J. (2008). Membangun Budaya Keselamatan Pasien Dalam Praktek Kedokteran. Cetakan ke-5. Kanisius.

DepKes-R.I. (2008). Panduan Nasional Keselamatan Pasien Rumah Sakit (Patient safety). Jakarta.

Dokter, Pasien, dan Hukum, Penerbit Fakultas Kedokteran UniveRumah Sakit itas Indonesia, Jakarta, 2003.

Gandi et al. (2003). Patient Safety LeadeRumah Sakit hip Walk Rounds. Joint Commision Journal on Quality and Safety. 29 (1), 16-26.

Hendrojono, Soewono. Batas Pertanggungjawaban Hukum Malpraktek Dokter Dalam Transaksi Terapeutik, Srikandi, 2007.

Informed Consent dan Informed Refusal, Penerbit Fakultas Kedokteran UI, 2003.

Informed Consent, Penerbit Fakultas Kedokteran UniveRumah Sakit itas Indonesia, Jakarta, 2004.

Isfandyarie, Anny(2006) Tanggung Jawab Hukum dan Sanksi Bagi Dokter, Prestasi Pustaka, Jakarta.

KKP-RUMAH SAKIT . (2008). Pedoman Insiden Keselamatan Pasien (IKP) (Patient safety Incident Report). (ed-2). Jakarta

Srianingsih, S., Wijaya, A., Nasution, T. A., Anto, S., Muhajrin, M., Rauf, N. I., & Yusfik, Y. (2022). Asuhan Keperawatan Keluarga Dengan Masalah Kesehatan Lingkungan. Barongko: Jurnal Ilmu Kesehatan, 1(1), 53–56. https://doi.org/10.59585/bajik.v1i1.41

Susanti, R., Imran, A., Briliannita, A., Akbar, A., Yermi, Y., B, M., Pannyiwi, R., & Rasyid, D. (2023). Penyuluhan Perilaku Hidup BeRumah Sakit ih dan Sehat di Kecamatan Minasatene Kabupaten Pangkajene Kepulauan. Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(3), 92–98. https://doi.org/10.59585/sosisabdimas.v1i3.70

Santi, S., Yufuai, A. R., Masding, M., Hanifah, A. N., Yunus, M., Nari, J., & Pannyiwi, R. (2023). The Role of Midwives in Motivating MotheRumah Sakit to Initiate Early Breastfeeding at Pertiwi Mother and Child Hospital in Makassar City. International Journal of Health Sciences, 1(3), 203–216. https://doi.org/10.59585/ijhs.v1i3.88

Tietjen, L., Bossemeyer, B., and Mc Intos, N. 2004. Infection Prevention Guide for Health Service Facilities with Limited Resources, Bina Pustaka Foundation, Jakarta.

Wijayanti, L. A., Mainassy, M. C., Aryadi, A., Pannyiwi, R., Said, A., & Harlina, H. (2023). Analysis of Age and Gender FactoRumah Sakit on the Incidence Rate of Cataracts in the Ophthalmology Clinic. International Journal of Health Sciences, 1(3), 258–265. https://doi.org/10.59585/ijhs.v1i3.99

Wahidah, W. (). The Effect of Environmental Therapy on the Level of Dependence in Depressed Elderly at BSLU Meci Angi Bima. Barongko: Journal of Health Sciences, 1(2), 107–115. https://doi.org/10.59585/bajik.v1i2.124

Downloads

Published

2022-12-30

How to Cite

Sari, A. M. (2022). Analisis Penerapan Prosedur Pemasangan Infus di Unit Gawat Darurat. Jurnal Ilmiah Amanah Akademika, 5(2), 143–150. Retrieved from https://ojs.stikesamanah-mks.ac.id/index.php/jihad/article/view/237