Tingkat Pengetahuan Dan Perilaku Masyarakat Terhadap Pencegahan Penyakit Infeksi Saluran Napas Akut
Keywords:
Preventif, ISPA, Pengetahuan, SikapAbstract
Pendahuluan: Infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) adalah proses inflamasi yang disebabkan oleh virus, bakteri atipikal (mikoplasma), atau aspirasi substansi asing yang melibatkan semua bagian saluran pernapasan. Saluran pernapasan atas (Jalan napas atas) terdiri dari hidung, faring, laring. Saluran pernapasan bawah terdiri dari bronkus, bronkiolus, dan alveoli. Tujuan: Untuk mengetahaui hubungan antara tingkat pengetahuan dan sikap masyarakat dengan pencegahan penyakit infeksi saluran pernapasan akut di wilayah kerja puskesmas. Metode: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analitik dengan rancangan cross sectionalyang bertujuan untuk mencari hubungan variabel dependen dan variabel independen yang diamati pada periode waktu yang sama untuk melihat hubungan tingkat pengetahuan dan sikap masyarakat dengan pencegahan penyakit ispa di wilayah kerja puskesmas yang dilaksanakan pada bulan 28 September 2022 dengan jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 46 responden. Hasil: Pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner, hasil diolah dan dianalisis menggunakan komputer program microsoft excel dan program statistik SPSS dengan uji chi square dengan tingkat kemaknaan α = 0,05.. Kesimpulan: bahwa terdapat hubungan yang bermakna antara tingkat pengetahuan dan perilaku dengan kejadian ISPA pada balita Di Wilayah Kerja Puskesmas.
References
Ahyu,Ellyne Nicole. 2014. Gambaran Pengetahuan dan Perilaku Ibu Tentang Penyakit Infeksi Saluran Pernapasan AkutpadaBalita di Puskesmas Tamalanrea Kota Makassar.
Akbar,Khairil. 2013. Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian ISPApada Balita di Puskesmas Pulau Sembilan Kab.Sinjai.
Dion,Yohanes, Yasinta B. 2013. Asuhan Keperawatan Keluarga Konsep dan Praktik. Cetakan Pertama. Nuha Medika: Yogyakarta.
Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan .2009. Profil Kesehatan Sulawesi Selatan 2008
Hidayat,A, Aziz Alimul. 2011. Metode Penelitian Keperawatan dan Teknik AnalisaData.SelembaMedika: Jakarta.
Kemementrian Kesehatan Republik Indonesia. 2011.Pedoman Pengendalian Infeksi Saluran Pernapasan Akut. Kementriankesesehatan RI: Jakarta.
Kementrian Kesehatan Rpublik Indonesia. 2013. Profil Kesehatan Indonesia 2012: Jakarta.
Kementrian Kesehatan Republik Indonesia. 2011. Profil Kesehatan Indonesia 2010: Jakarta.
Kementrian Perumahan Rakyat Republik Indonesia. 2013.Bantuan Prasarana, Sasaran dan UtilitasUmum(PSU) Perumahan dan Kawasan Pemukiman: Jakarta.
Kunoli, Firdaus. 2013.Pengantar Epidemiologi Penyakit Menular. Cetakan Pertama. Trans Info Medika: Jakarta.
Manuaba, Ida B.G. 2012. Pengantar Kuliah Obsetri dan Ginekologi Social.CetakanPertama. Trans Info Medika: Jakarta.
Marhamah, Dkk. 2012.Faktor yang Berhubungandengan Kejadian ISPA pada Anak Balita di Desa Bontongan Kabupaten.
Marni.2014. Asuhan Keperawatan pada Anak dengan Gangguan Pernapasan. Gosyen Publishing: Yogyakarta.
Marimbi, Hanum. 2010. Tumbuh Kembang, Status Gizi & Imunisasi Dasar pada Balita. Nuha Medika: Yogyakarta.
Musdalifah, Rusli. 2014.Kejadian BBLR, Asi Ekslusif dan Imunisasi terhadap Infeksi Saluran Pernafasan Akut pada Balita.
Nurhidayati, Istianna, Nurfitriah. 2009. Lingkungan Fisik Rumah dengan Kejadian Penyakit ISPA pada Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Karangnongko Kabupaten Klaten.
Nursalam.2014. Metodologi Penelitian Ilmu Keperawatan.Edisi 3. Salemba Medika: Jakarta.
Nursalam. 2011. Konsep dan Penerapan Metodologi Penelitian Ilmu Keperawatan. Edisi 2.SelembaMedika: Jakarta.
Triwibowo, Cecep, MithaErlisya P. 2013. KesehatanLingkungandan K3.NuhaMedika: Yogyakarta.
Sutomo, AdiHeru, dkk.2013. Kesehatan Lingkungan. CetakanPertama. Fitramaya: Yogyakarta.
Wawan, A, Dewi M. 2011. Teori &Pengukuran Pengetahuan, Sikap, dan Perilaku Manusia.Cetakan II.Nuha Medika: Yogyakarta.
Widoyono. 2011. Penyakit Tropis Epidemiologi, Penularan, Pencegahan & Pemberantasanya.Edisi Kedua Erlangga: Jakarta.


