Gambaran Kebiasaan Merokok Terhadap Kejadian Ginggivitis Pada Laki – Laki Dewasa Usia 36 – 45 Tahun di BTN Minasa Upa Blok AB Kota Makassar
Sangkala, Pariati, A. Erny Aryani N
Keywords:
Kebiasaan Merokok, Ginggivitis, Laki – Laki DewasaAbstract
Kerusakan gigi adalah suatu kondisi dimana seseorang mengalami gangguan baik pada pola perkembangan gigi, pola erupsi maupun pada integritas strukturnya. Gangguan tersebut dapat berupa plak yang berlebihan, karies pada mahkota dan akar gigi, halitosis, perubahan warna gigi dan lain lai (Carpenito, 2002). Menurut Ramadhan (2010) salah satu kebiaan buruk yang dapat menyebabkan kerusakan gigi adalah merokok. (Desiana, Pengaruh Kebiasaan Merokok Terhadap Kejadian Ginggivitis , 2015). Merokok merupakan salah satu factor mudah melekatnya debris pada gigi. Hal ini dapat meninggikan terjadinya keberhasilan mulut yang jelek, apalagi frekuensi merokok di Indonesia masih tinggi. Dari hasil SKRT didapatkan kebiasaan merokok pada laki-laki usia 14 tahun ke atas sebesar 45,8% dan pada wanita dengan usia yang sama 2,9%. Mengingat bahwa jika debris dibiarkan akan berkembang menjadi karang gigi dan menyebabkan gingivitis. Masyarakat BTN Minasa Upa blok AB Kota Makassar khususnya laki-laki sebagian besar bekarja dengan rutinitas pekerjaan yang padat dimana sebagian besar dari mereka menyelingi pekerjaan mereka dengan menghisap rokok. Dari data survey awal diperoleh sebagian besar masyarakat BTN Minasa Upa blok AB Kota Makassarmemiliki kebiasaan merokok,Sebanyak 70 orang yang merokok pada usia 36-45 tahun dari 327 jumlah warga. Tujuan Penelitian untuk mengetahui gambaran kebiasaan merokok terhadap kejadian gingivitis pada laki-laki dewasa usia 36 - 45 tahun di BTN Minasa Upa Blok AB Kota Makassar. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif melalui pendekatan observasional dengan meneliti dan memeriksa langsung keadaan kesehatan gigi dan mulut pada masyarakat di BTN Minasa Upa Blok AB Kota Makassar. Pengumpulan data dengan hasil pencatatan yang dikumpulkan langsung oleh peneliti dengan pemeriksaan intra oral terhadap tanda klinis gingivitis dan wawancara oleh setiap responden. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa kebiasaan merokok dengan kejadian gingivitis pada laki-laki dewasa usia 36-45 tahun di kompleks minasaupa blok AB Makassar dengan jumlah sample 42 orang sebagai berikut: Kejadian gingivitis pada perokok laki-laki dewasa usia 36-45 tahun di BTN minasa Upa Blok AB Kota Makassar didapati dengan kategori ringan sebanyak 59,5 %.Kejadian gingivitis berdasarkan lama merokok, dimana sebagian besar subjek penelitian mengalami gingivitis ringan dengan lama merokok 1 – 10 tahun sebesar 26,2%, dan berdasarkan jumlah rokok yang dihisapper hari paling banyak dijumpai subjek penelitian pada perokok 11 – 20 batang/hari dengan gingivitis ringan sebanyak 33,3%.
References
DAFTAR PUSTAKA
Antoni akbar 12/06/2016 gambaran tindakan pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut dengan
status kebersihan gigi dan mulut dan karies pada mahasiswa tingkat II Jurusan
kesehatan gigi poltekkes kemenkes nad tahun 2011 Skripsi Kesehatan Gigi dan
Mulut.
Arifah Nur Ainun 2016 hubungan pengetahuan,sikap dan tindakan kesehatan gigi mult
terhadap status kesehatan gigi pelajar smp/mts pondok pesantren putri ummul
[Skripsi]. Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Hasanuddin Makassar.
Chrisdwianto Sutjipto, Vonny N. S. Wowor, Wulan P. J. Kaunang” Gambaran tindakan
pemeliharan kesehatan gigi dan mulut anak usia 10 – 12 tahun di sd kristen eben
haezar 02 manado.
Fara M.Lossu DamajantyH.C.Pangemanan Vonny N.S.Wowor hubungan pengetahuan
kesehatan gigi dan mulut dengan indeks gingiva siswa sd katolik 03 frater don
bosco manado Jurnal e-GiGi (eG),Volume 3, Nomor 2, Juli-Desember 2015
Hendrastuti Handayani & Ainun N.A. Makassar Dent J 2016 hubungan pengetahuan, sikap
dan tindakan kesehatan gigi
HennyFatmah 2016 tingkat pengetahuan tentang pemeliharaan kesehatan gigi pada
siswa kelas IV dan V di sd negeri widoro kecamatan
danurjan yogyakarta
Ainun nur arifah “ Hubungan Pengetahuan, Sikap Dan Tindakan Kesehatan Gigi
Mulut Terhadap Status Kesehatan Gigi Pelajar Smp/Mts Pondok Pesantren
Putri Ummul Mukminin”.


