Penerapan Relaksasi Benson Pada Pasien Gagal Ginjal Kronik Yang Menjalankan Haemodialisa Dengan Aplikasi Teori Model Jean Watson di RSUD Argamakmur Kab. Bengkulu Utara Tahun 2022

Authors

  • Taupik Mulyadi Universitas Dehasen Bengkulu
  • Mariza Mariza Universitas Dehasen Bengkulu
  • Danur Azissah Roeslina Sofais Universitas Dehasen Bengkulu

Keywords:

Gagal ginjal kronik, Penerapan relaksasi benson

Abstract

Gagal ginjal kronik adalah kondisi saat fungsi ginjal menurun secara  bertahap karena kerusakan ginjal. Penyakit ginjal kronik merupakan penyakit sistemik dan merupakan jalur akhir yang umum dari berbagai penyakit traktus urinarius dan ginjal. Pasien yang mengalami CKD akan menunjukkan gejala seperti terjadinya penurunan lemak tubuh, retensi air dalam jaringan, perubahan warna kulit tubuh, mual muntah, kelelahan, nyeri kepala tanpa sebab yang jelas serta adanya penumpukan zat yang tidak diperlukan lagi oleh tubuh.ada beberapa alternative yang dapat digunakan untuk menangani pasien yang mengalami salah satunya dengan mengatasi stress dan cemas termasuk pada pasien yang menjalani hemodialysis. Relaksasi dapat dilakukan oleh individu atau kelompok dan dibutuhkan kontrol perasaan serta lingkungan. Salah satu teknik relaksasi yang ditoleransi baik oleh pasien hemodialisis yang mengalami stress dan cemas adalah Teknik Relaksasi Benson.

            Tujuan umum studi ini adalah untuk menerapkan tekhnik relaksasi benson pada pasien gagal ginjal kronik. Teknik relaksasi benson dapat merelaksasi semua otot dengan cara latihan nafas sambil memusatkan perhatian pada suatu fokus, dan menyebutkan kalimat ritual secara berulang, serta menghilangkan berbagai pikiran yang mengganggu dengan menjalankan haemodialisa dengan aplikasi teori model jean Watson.

            Metode penelitian studi kasus ini menggunakan metode kualitatif, yaitu dimana peneliti melakukan pendekatan proses keperawatan berdasarkan teori keperawatan yang dipilih, teknik yang digunakan dalam pengumpulan data yaitu dengan wawancara, observasi, pemeriksaan fisik dan melakukan asuhan keperawatan.

            Hasil dari penerapan dari relaksasi benson pada pasien gagal ginjal kronik yang menjalankan hemodialisa dengan aplikasi teori model jean Watson di RSUD Argamakmur Bengkulu Utara antara lain salah satunya: Pasien merasa senang, karena semua keluarga selalu mendampingi dan mendukung , sehingga dia sangat merasa aman dan nyaman, Pasien mengatakan semenjak sakit kebutuhan afeksi dengan teman-teman dan pekerjaan tidak seperti biasa, karena pasien harus istirahat di rumah.

References

Desmawati. (2013). Sistem Hematologi dan Imonologi. Edited bu D. Juliastuti.

Jakarta : Penerbit In Media.

Embong, N. B & Sudarmaja, I. M. (2019). Pengaruh Suhu Terhadap Angka Penetasan Telur Aedes Aegypty. E-Jurnal Med 5, 1-8.

Hidayati, (2014). Perbandingan Efektivitas Pemberisn Komprs Hangan dan Tepid Water Sponge Terhadap Penurunn Suhu Tubuh Anak Yang Mengalami Demam di Ruang Alamanda RSUD dr. H. Abdul Moelel.

Kahinedan, V.a, & Gobel, I. (2017). Studi Penatalaksanaan Tindakan Keperawatan Pada Pasien Hipertermi di Ruang Rawat Inap Blud RSD Liun Kendange Tahuna. 7 (Juli), 64-68.

Kemenkes RI. (2017). Profil Kesehatan Indonesia 2016. Jakarta: Kemenkes RI. Kemenkes RI. (2018). Profil Kesehatan Indonesia 2016. Jakarta: Kemenkes RI.

Kusuma.H (2015). Aplikasi Asuhan Keperawatan Berdasarkan Diaognosa Medis & NANDA NIC-NOC. Jogjakarta: Media Action

Perry, A. G. & Potter, P. A. (2012). Buku Ajar Fundemental Keperawatan: Konsep, Proses dan Praktik Edisi 2. Jakarta: EGC.

Poter, Patricia, A., & Perry,. A. G. (2012). Buku Ajar Fundemental Keperawatan.

th end.Jakatra : ECG.

Putri, Hediya, Riska. Dkk. (2020) Differences in the Effectuviness of Warn Compresses with Water Tepid Sponge in Reducing Fever In Children A Study Using a Quasi-Experimental Approach

Ranjit S & Kisson N. (2011). Dengue Hemorrhagic Fever and Syock Syindromes Pediatric Care Med. 12(1):90-100.

Ridha & Hilda. (2019). Pengaruh Pelaksanaan SOP Perawat terhadap Tingkat Kecemasan Pasien. 3(23), 84-96.

Soegijanto. S. (2013). Demam Berdarah Dengue :Tinjauan Dan Temuan Baru Di Era 2003. Airlangga University Press, Surabaya.

Soedarto. (2012). Demam Berdarah Dengue Dengue Hemorrhagic Fever. Jakarta

: Sungeng Seto.

Suntari, Yunianti, Dkk. (2019). Pengaturan Suhu Tubuh Dengan Metode Tepid Water Sponge Dan Kompre Hangat Pada Balita Demam.

Sodikin. (2012(. Prinsip Perawatan Demam Pada Anak. Jakarta : ECG

Rifaldi, Ibnu, Dkk. (2020). Efektivitas Pemberian Kompres Tepid Water Sponge dan Pemberian Kompres Bawang Merah Terhadap Penurunan Suhu Tubuh Anak Demam di Banjarmasin, Kalimantan Selatan.

Sulsilaningrum, R. (2013). Asuhan Keperawatan Bayi dan Anak. Jakarta : Salemba Medika.

PPNI. (2017). Standar Diagnosis Keperawatan Indonesia: Defenisi dan Indikator Diagnostik, Edisi 1. Jakarta: DPP PPNI.

PPNI. (2018). Standar Intervensi Keperawatan Indonesia: Defenisi dan Tindakan Keperawatan, Edisi 1. Jakarta: DPP PPNI.

PPNI. (2018). Standar Luaran Keperawatan Indonesia: Defenisi dan Kriteria Hasil Keperawatan, Edisi 1. Jakarta: DPP PPNI.

World Healt hOrganization (WHO). 2015.Penyakit Demam Berdarah Dengue dan Demam Berdarah Dengue.Jakarta: Departemen Kesehatan RI.

Wardiyah , A., Setiawati & Romayati, U. (2016). Perbandingan Efektivitas Pemberian Kompres Hangat Dan Tepid Water Sponge Terhadap Penurunan Suhu Tubuh Anak Yang Mengalami Demam Di Ruang Alamanda RSUD Dr. H.

Downloads

Published

2023-04-16

How to Cite

Mulyadi, T., Mariza, M., & Roeslina Sofais, D. A. (2023). Penerapan Relaksasi Benson Pada Pasien Gagal Ginjal Kronik Yang Menjalankan Haemodialisa Dengan Aplikasi Teori Model Jean Watson di RSUD Argamakmur Kab. Bengkulu Utara Tahun 2022. Jurnal Ilmiah Amanah Akademika, 6(1), 61–69. Retrieved from https://ojs.stikesamanah-mks.ac.id/index.php/jihad/article/view/60

Most read articles by the same author(s)

Similar Articles

1 2 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.