Efektifitas Batuk Efektif Pada Pasien Tuberculosis Paru Melalui Aplikasi Teori Virginia Henderson Di Wilayah Kerja Puskesmas Sumber Harta Kabupaten Musi Rawas Tahun 2022
Keywords:
Tuberculosis Paru, Virginia Henderson, Batuk EfektifAbstract
Tuberculosis paru adalah penyakit menular langsung yang disebabkan oleh kuman Mycobacterium Tuberculosis. Masuknya bakteri Tuberculosis akan menginfeksi saluran nafas bawah yang dapat mengakibatkan terjadinya batuk produktif dan batuk darah. Namun terkadang muncul gejala sistemik seperti penurunan berat badan, suhu badan meningkat, dan malaise. Pasien Tuberculosis biasanya mengalami gangguan pola nafas karena adanya penumpukan secret di jalan nafas, peran perawat yakni melakukan tindakan keperawatan untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar pada pasien dan membantu mengurangi keluhan yang dirasakan. Latihan batuk efektif dapat menjadi alternatif untuk mengatasi masalah ketidakefektifan bersihan jalan nafas dengan pendekatan teori keperawatan Virginia Henderson.
Tujuan umum studi kasus ini adalah untuk menerapkan teori keperawatan Virginia Henderson pada Pasien Tuberculosis paru dengan melakukan dan mengajarkan batuk efektif untuk mengurangi penumpukan secret di jalan nafas dan memberikan rasa nyaman pada pasien saat jalan nafas bersih, penelitian ini juga dilakukan untuk mengetahui apakah teori Virginia Henderson dapat diaplikasikan pada pasien Tuberculosis paru dengan pemberian terapi batuk efektif.
Metode studi kasus ini adalah metode kualitatif dengan strategi penelitian Case study reseach. Jenis studi kasus saat melakukan asuhan keperawatan adalah Case study reseach dengan mengaplikasikan teori model keperawatan Virginia Henderson pada pasien yang menderita Tuberculosis paru.
Hasil asuhan keperawatan pada pasien hipertensi menggunakan teori Virginia Henderson antara lain: Pengkajian 14 kebutuhan dasar manusia, Observasi dan Penetapan Masalah, Intervensi dan implementasi keperawatan, Evaluasi keperawatan. Masalah dan Diagnosa yang ditetapkan adalah Ketidakmampuan Pemenuhan Kebutuhan Bernafas Dengan Normal. Sedangkan intervensi keperawatan yang disusun diarahkan pada bantuan untuk mengeluarkan dahak dengan tehnik batuk efektif.
Teori Virginia Henderson ini dapat diterapkan dan diaplikasikan dengan baik dalam perawatan berfokus pada kasus Tuberculosis paru. Saran untuk pasien Tuberculosis paru yang melakukan batuk dengan benar yaitu batuk efektif dapat menghemat energi sehingga tidak mudah lelah dan dapat mengeluarkan dahak secara maksimal.
References
Asmadi. 2008. Prosedural Keperawatan, Konsep dan Aplikasi KDM. Salemba Medika : Jakarta.
Bare, 2010, : Bare SA. (2010). Patofisiologi Penyakit Pengantar Menuju Kedokteran Klinis. Edisi kelima. Buku Kedokteran EGC : Jakarta
Brunner & Suddart. 2002. Buku Ajar Keperawatan Medikal Bedah. Jakarta : EGC.
Corwin, J. Elizabeth. 2007. Buku Saku Patofisiologi. Jakarta : EGC.
Depkes RI. (2015). Program Penanggulangan TB. Departemen Kesehatan Republik Indonesia.
Herdman, H. 2012. Nanda International : Diagnosis Keperawatan : Definisi dan Klasifikasi. Jakarta : EGC.
ISO. 2012. Informasi Spesialite Obat. Jakarta : PT. ISFI.
Jeremy, dkk. 2008. At a Glance Sistem Respirasi. Jakarta : Erlangga.
Kartikawati, Dewi. 2011. Buku ajar Dasar-Dasar Keperawatan Gawat Darurat. Jakarta : Salemba Medika.
Kozier, dkk. 2010. Buku Ajar Fundamental Keperawatan Konsep, Proses, & Praktik. Jakarta : EGC.
Mubarak, W. I. 2005. Buku Ajar Kebutuhan Dasar Manusia Teori & Aplikasi dalam Praktik. Jakarta : EGC.
Murwani, A. 2011. Perawatan Pasien Penyakit Dalam. Yogyakarta : Gosyen Publishing.
Musrifatul, 2012 : Masrifatul. (2012). Buku Ajar Asuhan Keperawatan Klien dengan Gangguan Sistem Pernapasan. Salemba Medika : Jakarta.
Mutflih, dkk. 2017. Buku Keterampilan Klinis Asuhan Keperawatan Pada Sistem Respirasi. Yogyakarta: Nuha Medika
Muttaqin 2008). : Muttaqin A. (2008). Asuhan Keperawatan Klien dengan Gangguan Sistem Pernafasan. Salemba Medika : Jakarta
Saputra, Lyndon. 2013. Pengantar Kebutuhan Dasar Manusia. Tangerang Selatan: Binarupa Aksara Publisher.
Ruth M. (2015). Physiotherapy For Respiratory And Cardiac Problems. Churchill Livingstone :London
Somarno, S & Putri, Y. M. 2013. Perbedaan Postural Drainage Dan Latihan
Batuk Efektif Pada Intervensi Nebulizer Terhadap Penurunan Frekuensi
Batuk Pada Asma Bronchiale. Jurnal Fisioterapi, 13(1)
Suparmi, Y, dkk. 2008. Panduan Praktik Keperawatan Kebutuhan Dasar Manusia. Yogyakarta : PT Citra Aji Parama.
Thomas, J & Monaghan, T. 2010. Buku Saku Pemeriksaan Fisik & Keterampilan Praktis. Jakarta : EGC.
Widiastuti, L & Siagian, Y. 2019. Pengaruh Batuk Efektif Terhadap Pengeluaran
Sputum Pada Pasien Tuberculosis Di Puskesmas Kampong Bugis
Tanjungpinang. Jurnal Keperawatan, 9(1).
Wilkinson, J. M. 2006. Buku Saku Diagnosis Keperawatan dengan Intervensi NIC dan Kriteria Hasil NOC. Penerbit Buku Kedokteran. Jakarta : EGC.
World Health Organization, (2015). The Stop Tuberculose Strategy. WHO. 24 : 10- 11


