Penyuluhan Tentang Pengelolaan Limbah Medis di Rumah Sakit Umum Daerah H. Pajonga dg. Ngalle Kab. Takalar
Keywords:
Penyuluhan, Limbah Medis, PengelolaanAbstract
Rumah sakit merupakan salah satu sarana kesehatan sebagai upaya untuk memelihara dan meningkatkan kesehatan masyarakat tersebut. Rumah sakit sebagai salah satu upaya peningkatan kesehatan tidak hanya terdiri dari balai pengobatan dan tempat praktik dokter saja, tetapi juga ditunjang oleh unit-unit lainnya, seperti ruang operasi, laboratorium, farmasi, administrasi, dapur, laundry, pengolahan limbah dan limbah, serta penyelenggaraan pendidikan dan pelatihan. Tujuan Umum penelitian adalah untuk mengetahui gambaran pengelolaan limbah medis di Rumah Sakit Umum Daerah H. Pajonga Dg. Ngalle Kab. Takalar. Jenis penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian survey deskriptif yaitu untuk mengetahui gambaran pengelolaan limbah medis di Rumah Sakit Umum Daerah H. Pajonga Dg. Ngalle. Jenis penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian survey deskriptif yaitu untuk mengetahui gambaran pengelolaan limbah medis di Rumah Sakit Umum Daerah H. Pajonga Dg. Ngalle Kab. Takalar. Hasil menunjukkan bahwa distribusi system pengelolaan sampah medis berdasarkan fasilitas yang ada diperoleh ruangan yang memenuhi syarat dan memiliki fasilitas yang masih layak digunakan adalah UGD, Bedah, Poli Gigi dan Laboratorium, sedangkan hasil observasi terhadap fasilitas pendukung untuk pengelolaan sampah medis yang tidak layah dan tidak memenuhi syarat yaitu pada ruang perawatan bedah. Rumah Sakit Umum Daerah H. Pajonga Dg. Ngalle Kab. Takalar.
References
Alkon, Raining, 1998, Terjemahan water / Wastewater Treatment, Jakarta, TPC Training System, LPPK Alkon.
Bowo, D.M.,2007, Teknik Pengolahan Air Limbah Secara Biologis, Surabaya, Jurusan Teknik Lingkungan ITS.
Diaz, L. F., Eggerth, L. L., Enkhtsetseg, Sh., dan Savage, G. M, 2008, Characteristics of Healthcare Wastes. Waste Management 28, 1219-1226
Departemen Kesehatan R.I. Direktorat Jenderal PPM & PLP dan Direktorat Jenderal Pelayanan Medik, 1991, Pedoman Sanitasi Rumah Sakit di Indonesia, Jakarta, Departemen Kesehatan R.I. Direktorat Jenderal PPM & PLP dan Direktorat Jenderal Pelayanan Medik
Direktorat Jenderal Pemberantasan Penyakit Menular dan Penyehatan Lingkungan Pemukiman. 2004. Keputusan Menteri Kesehatan RI No: 1204/Menkes/SK/X/2004 tentang Persyaratan Kesehatan Lingkungan Rumah Sakit. Departemen Kesehatan RI, Jakarta, Indonesia
Ka’pan Sudarwin, 2014, Kemana Limbah Cair Rumah Sakit Kawasan Mamminasata Bermuara
Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia. 2003. Insinerator. Mara, D., 1996, Sewage Treatment in Hot Climate, New Delhi, John Willey and Sons
Metcalf and Eddy, 1984, Waste Water Engineering : Treatment, Disposal, Reuse, Mc Graw Hill Bool Company.
Nasir, M. 2007. Pengawasan dan Pemantauan Terhadap Pengelolaan Limbah Medis pada Sarana Pelayanan Kesehatan.
Notoatmodjo, S, 2010, Metodologi Penelitian Kesehatan, Rineka Cipta, Jakarta.
Pruss A, Giroult E, Rushbrook P, 2005, Pengelolaan Aman Limbah Layanan Kesehatan. Penerbit Buku Kedokteran EGC.
Said, N.I.,1995, Sistem Pengolahan Air Limbah Rumah Tangga Skala Individual Tangki Septik Filter Up Flow, Jakarta, Majalah Analisis Sistem Nomor 3, Tahun II.
Said, N.I.,1999, Teknologi Pengolahan Air Limbah Rumah Sakit dengan Sistem Biofilter Anaerob-Aerob, Jakarta, BBPT.
Sekretariat Kementrian Negara Lingkungan Hidup. 2006. Limbah Rumah Sakit.
Sugiharto, 1987, Dasar – dasar Pengolahan Air Limbah, Jakarta, UI Press.
Sumantri, S., 1987, Metode Penelitian Air, Surabaya, Usaha Nasional
Taghipour, H dan Mosaferi, M. 2009. Characterization of Medical Waste from Hospitals in Tabriz, Iran. Science of the Total Environment 407, 1527-1535
Wahyono, E. 2008. Manajemen Rumah Sakit : Riset dan Consulting untuk Manajemen Rumah Sakit.
Yesilnacar, M. I., dan Cetin, H. 2005. Site Selection for Hazardous Wastes: A Case Study from the GAP Area, Turkey. Engineering Geology 81, 371-388




