Edukasi Pemberantasan Sarang Nyamuk Melalui Usaha 3 M Plus Dengan Keberadaan Jentik Nyamuk di Kelurahan Liabuku

Authors

  • Darius Tandi Abang Institut Teknologi dan Kesehatan Tri Tunas Nasional
  • Rajab Rajab Institut Teknologi dan Kesehatan Tri Tunas Nasional
  • Abdul Muis Institut Teknologi dan Kesehatan Tri Tunas Nasional

Keywords:

Implementasi, Usaha 3 M Plus, Sarang Nyamuk, Pemberantasan

Abstract

Di Sulawesi Tenggara telah melakukan tindakan pencegahan penyakit DBD di mulai tahun 2009 dengan upaya pengendalian vektor melalui cara 3M Plus yakni menguras, menutup dan  mengubur barang-barang yang tidak terpakai lagi sehingga tidak menjadi tempat perindukkan nyamuk. Tujuan penelitian adalahmelakukan tindakan pencegahan penyakit DBD di mulai tahun 2009 dengan upaya pengendalian vektor melalui cara 3M Plus yakni menguras, menutup dan mengubur barang-barang yang tidak terpakai lagi sehingga tidak menjadi tempat perindukkan nyamuk. Sedangkan Plusnya adalah menghindari gigitan nyamuk dengan menggunakan lotion anti nyamuk, memakai kelambu saat tidur, abatisasi, ikanisasi dan fogging. Dengan upaya-upaya tersebut diharapkan dapat mengurangi angka kematian akibat penyakit DBD. Penelitian ini merupakan penelitian survei dengan pendekatan cross sectional study.Variabel dalam penelitian ini yaitu variabel bebas (menguras, menutup, mengubur barang bekas dan abatisasi) dan variabel terikat (keberadaan jentik nyamuk). Hasilnya adalah uji statistik Chi Square pada variabel menguras tempat penampungan air memperlihatkan nilai p value = 0,000< 0,05 yang berarti H0 ditolak dan Ha diterima sehingga uji statistik menunjukkan ada hubungan menguras tempat penampungan air dengan keberadaan jentik nyamuk. Uji statistik Chi Square pada variabel menutup tempat penampungan airmemperlihatkan nilai p value = 0,003< 0,05 yang berarti H0 ditolak dan Ha diterima sehingga uji statistik menunjukkan ada hubungan menutup tempat penampungan air dengan keberadaan jentik nyamuk. Uji statistik Chi Square pada variabel mengubur barang bekasmemperlihatkan nilai p value = 0,000< 0,05 yang berarti H0 ditolak dan Ha diterima sehingga uji statistik menunjukkan ada hubungan mengubur barang bekas dengan keberadaan jentik nyamuk.

References

Adisasmoto, 2008. Promosi Kesehatan. Gajah Mada University Press, Yogyakarta Atikah Proverawati, 2012. Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat (PHBS). Nuha Medika. Yogyakarta

Aprilia, R. 2013. Implikasi Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat (PHBS Cuci Tangan) Pada Anak Jalanan Di Kota Madiun.Ponorogo : FIK Unmuh Ponorogo.

Ariza Sofiana Pratiwi. (2009). Penilaian Promosi Kesehatan serta Pola Hidup Sehat Tenaga Kerja HSM dan PP3 P.T. Krakatau Steel Sebagai Upaya Meningkatkan Derajat Kesehatan Tenaga Kerja. Penelitian. Surakarta: FK UNS.

Depkes RI, 2006. Panduan Manajemen PHBS Menuju Kabupaten/Kota Sehat.Jakarta : Departemen Kesehatan RI

Depkes RI, 2007. Pembinaan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat Di Berbagai Tatanan. Jakarta

Depkes RI, 2007. Panduan Promosi Kesehatan di Sekolah. Depkes Jakarta. Depkes RI, 2011. Pusat promosi Kesehatan Pedoman Pembinaan dan pelatihan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat Di Rumah Tangga Melalui Tim PKK. Jakarta

Djoko Pekik Irianto. (2007). Panduan Gizi Lengkap keluarga dan Olahragawan. Yogyakarta: C.V. Andi Offset

Ervina Windasari. (2015). Fasilitas dan Pelaksanaan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) pada Murid Sekolah Dasar yang Mempunytai dan Tidak Mempunyai Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) di Kelurahan Jadirejo Kecamatan Sukajadi Kota Pekanbaru. Skripsi. Universitas Sumatera Utara.

Evayanti, 2012. Presepsi Siswa SMP dalam Penerapan PHBS Tatanan Sekolah di Kelurahan Tugu dan Pasir Gunung Selatan Kota Depok. Thesis FIK Universitas Indinesia.

Luthviatin Dkk. 2012. Dasar-Dasar Promosi Kesehatan & Ilmu Perilaku. Jember University Press, Jember.

Maryunani, Anik. 2013. Perilaku Hidup Bersih dan Sehat.Jakarta : Trans Info Media

Mervyn Handinge, 2001. Kiat keluarga Sehat Mencapai Hidup Prima dan Bugar. Indonesia

Publishing House, Jakarta.

M. Hamid Anwar. (2005). Pendidikan Jasmani Sekolah Dasar Sebagai Wahana Kompensasi Gerak Anak. Jurnal pendidikan jasmani Indonesia volume 3.Yogyakarta: FIK UNY.

Notoatmodjo, 2007.Promosi Kesehatan Dan Ilmu Perilaku.Jakarta : Rineka Cipta. Notoatmodjo, 2003. Pendidikan dan Perilaku Kesehatan. Jakarta : Rineka Cipta. Proverawati, Eni Rahmawati, 2012. Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).

Nuha Medika, Yogyakarta.

Riset Kesehatan Dasar. (2007). Jakarta: Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan. Departemen Kesehatan, Republik Indonesia.

Sumintarsih. (2008). Menjaga Berat Badab Ideal Dengan Pola Hidup Sehat. Majalah Ilmiah Olahraga. Yogyakarta: FIK UNY.

Wawan, A. 2010 .Teori dan Pengukuran Pengetahuan, Sikap dan Perilaku Manusia.Yogyakarta : Nuha Medika.

WHO, 2005. The Treatment Of Diarrhoea, Geneva

Zitty, dkk. 2015. Hubungan Antara Pengetahuan dan Sikap dengan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) Pada Pelajar di SD Inpres Sukur Kecamatan Airmadidi Kabupaten Minahasa Utara. Jurnal Ilmiah Farmasi – UNSRAT Vol. 4 No. 4 NOVEMBER 2015 ISSN 2302 –2493.

Published

2020-12-30

Issue

Section

Articles