Edukasi Penanganan Sampah Wadah Pestisida Pada Daerah Pertanian di Desa Kassi Kecamatan Rumbia Kabupaten Jeneponto
Keywords:
Edukasi, Wadah Pestisida, Daerah Pertanian, SampahAbstract
Pestisida saat ini merupakan sarana yang sangat diperlukan untuk melindungi tanaman dan hasil panen, namun jika tidak dikelola dengan baik akan menimbulkan dampak negatif bagi kesehatan manusia dan lingkungan terutama lingkungan hidup Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran penanganan limbah bekas wadah pestisida pada lahan pertanian di Kelurahan Kassi Kecamatan Bungi Kabupaten Jeneponto. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan pendekatan deskriptif dan dengan penarikan sampel menggunakan simple random sampling sebanyak 162 petani tambak. Hasil analisis data menunjukkan distribusi petani yang tidak memenuhi syarat sebanyak 98 petani dan petani yang memenuhi syarat sebanyak 20 petani. Diperoleh melalui pengumpulan sampah tanaman padi, pengumpulan sampah tidak memenuhi syarat tertinggi dengan jumlah 106, distribusi responden menurut petani sayuran pengumpulan sampah tidak memenuhi syarat tertinggi dengan jumlah 22 petani dan sampah pada akhir administrasi petani padi tertinggi 99. Pada akhir administrasi sampah tidak memenuhi syarat tertinggi dengan jumlah 17 petani. Dapat disimpulkan bahwa pewadahan, pengumpulan sampah dan administrasi akhir baik tanaman padi maupun tanaman sayuran belum memenuhi syarat dan perlu diadakan penyuluhan dari dinas kesehatan tentang limbah pestisida yang dihasilkan agar tidak mengganggu kesehatan dan lingkungan.
References
Ardan, Muhammad, 2021. (Artikel) Pemberantasan Sarang Nyamuk. http://a4ngeifourendgie.blogspot.com/2012/05/v-behaviorurldefaultvmlo.html. Diakses tanggal 28 Februari 2021.
Damyanti, Ratna. 2009. Praktek 3M dengan Keberadaan Jentik Nyamuk pada Daerah Endemis di Kelurahan Kepolorejo Kecamatan Magetan Kabupaten Magetan. FKM UNDIP.
Depkes RI, 2005. Pemberantasan Sarang Nyamuk Demam Berdarah Dengue dan Pemantauan Jentik Berkala. Direktorat Jenderal Pengendalian Penyakitdan Penyehatan Lingkungan: Jakarta.
________, 2008. Perkembangan Kasus Demam Berdarah di Indonesia. http://www.depkes.go.id. Diaksestanggal 28 Februari 2021.
Dinkes Kota Baubau, 2021. Laporan Kegiatan Dinas Kesehatan Kota Bau-bau Tahun 2021. Bau-bau.
Dinkes Provinsi Sultra, 2021. Laporan Kegiatan Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tenggara Tahun 2021. Kendari.
Kuswanto, Agus Hari, 2006. (Artikel) Pemberantasan Jentik Nyamuk dengan Abatesasi. Wordpress.com/php/pemberantasan-jentik-nyamuk.html. Diakses tanggal 05 Mei 2014.
Mahardika, Wahyu, 2009. Hubungan Perilaku Kesehatan dengan Kejadian Demam Berdarah Dengue di Wilayah Kerja Puskesmas Cepiring Kabupaten Kendal. Universitas Negeri Semarang.
Mesigar, 2009. Hubungan Praktek 3 M dengan Kepadatan Jentik Nyamuk di Wilayah Kerja Puskesmas Tunikamaseang Kecamatan Bontoa Kabupaten Maros. Jurusan Gizi Poltekes Makassar.
Rafiah, Arnis, 2011. (Skripsi) Faktor-faktor yang Mempengaruhi Kepadatan Jentik Nyamuk di Kecamatan Medan Perjuangan Kota Medan. Universitas Diponegoro, Semarang.
Ririh dan Anny, 2010. Hubungan Antara Praktik Pemberantasan Sarang Nyamuk dengan Keberadaan Jentik Aedes Sp. di Daerah Endemis Surabaya. FKM UNAIR.
Soegijanto S., 2006. Demam Bedarah Dengue. Airlangga University Press.
Sugiyono, 2003. Metode Penelitian Administrasi. Bandung:Alfabeda




