Penyuluhan Tentang Tanda Bahaya Kehamilan di Puskesmas Bangkala Kota Makassar
Keywords:
Tanda Bahaya Kehamilan, Ibu Hamil, Komplikasi KehamilanAbstract
Tanda bahaya kehamilan harus dikenali dan terdeteksi sejak dini sehingga dapat ditangani dengan benar karena setiap tanda bahaya kehamilan bisa mengakibatkan komplikasi kehamilan.Berdasarkan penelitian, telah diakui saat ini bahwa setiap kehamilan dapat memiliki potensi dan membawa risiko bagi ibu. Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk memberikan sosialisasi tentang pemahaman tanda bahaya pada kehamilan, meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya mengetahui tanda bahaya yang akan terjadi pada kehamilan dan memberikan informasi manfaat mengetahui tanda bahaya pada kehamilan. MetodeKegiatan inidibagi dalam duatahapmelalui media komunikasiyang menampilkan presentasi Power Point tentang materi tanda bahaya pada kehamilan dan menggunakan Lefleat untuk membagikan leaflet tentang tanda bahaya pada kehamilan.Sasaran dalam kegiatan pengabdian ini adalah ibu hamil trimester I,II dan III di Wilayah kerja Puskesmas Bangkala Kota Makassar. Hasil Pada kegiatan pengabdian ini didapatkan hasil pre-test responden yang berpengetahuan baik yaitu 4 orang (40%) dan responden berpengetahuan cukup sebanyak yaitu 6 orang (60%) mengenai tanda-tanda bahaya kehamilan. kegiatan penyuluhan dan konseling pada ibu hamil diharapkan menjadi motivasi dan perubahan prilaku pada ibu-ibu hamil. Suami dan keluarga diharapkan dapat berperan aktif dan mengenali dan membawa ibu hamil ke petugas kesehatan sesegera mungkin, kader diharapkan berperan aktif menemukan ibu hamil yang beresiko tinggi dan diharapkan peran serta tokoh masyarakat sekitar untuk mendukung kegiatan memberikan pertolongan segera bila terjadi kegawatdaruratan khususnya pada ibu hamil.
References
Agusrini. 2013. “Pengetahuan Tentang Tanda-Tanda Bahaya Kehamilan Sebagai Evaluasi Hasil Pendidikan Kesehatan Knowledge.”
Ariska, D. 2019. Pelaksanaan Konseling Pada Ibu Hamil Di Puskesmas Kota Banda Aceh.
Idea Nursing Journal, vol. 10, no. 3. doi:10.52199/inj.v10i3.19751.
Dewi, A. 2020. “Pengetahuan Dan Sikap Tentang Tanda Bahaya Kehamilan Berhubungan Dengan Pemanfaatan Buku Kia.” Jambi Medical Journal - Jurnal Kedokteran Dan Kesehatan9(1):doi:10.22437/jmj.v9i1.12841.
.Katmini. 2020. “Determinan Kesehatan Ibu Hamil Tentang Tanda Bahaya Kehamilan Dengan Pencapaian Kontak Minimal 4 Kali Selama Masa Kehamilan (K4).” Jurnal Kebidanan Dan Kesehatan Tradisional
Maisura A. 2016. The Effectiveness Of Teaching Knowledge For Awareness On Health Danger Signs Of Pregnancy In Pregnant Women. 1–6.Pamungkas,
Catur Esty, and et al. 2020. “Refreshing Penyuluhan Tanda-Tanda BahaSya Kehamilan Menggunakan Buku Kia Pada Kelas Ibu Hamil Di Wilayah Kerja Puskesmas Karang Pule.” Jurnal Pengabdian Masyarakat Kebidanan2(1).
Wenas, Lontaan A, and H. Kora. B. 2014. Pengaruh Promosi Kesehatan Tentang Tanda Bahaya Kehamilan Terhadap Pengetahuan Ibu Hamil Di Puskesmas Amurang Kabupaten Minahasa Selatan. . Jurnal Imiah Bidan.




