Upaya Peningkatan Pengetahuan Kader Dengan Modul Konseling Kb Pasca Persalinan Di Wilayah Kerja Puskesmas Segeri Kabupaten Pangkep

Authors

  • Syarifah Masita STIKES Amanah Makassar

Keywords:

Pengetahuan, Modul Konseling KB, Pasca Persalinan

Abstract

Penerapan KB pasca persalinan ini sangat penting karena kembalinya kesuburan pada seorang ibu setelah melahirkan tidak dapat diprediksi dan dapat terjadi sebelum datangnya siklus haid, bahkan pada wanita menyusui. Ovulasi pertama pada wanita tidak menyusui dapat terjadi pada 34 hari pasca persalinan, bahkan dapat terjadi lebih awal. Hal ini menyebabkan pada masa menyusui, seringkali wanita mengalami kehamilan yang tidak diinginkan (KTD/unwanted pregnancy) pada interval yang dekat dengan kehamilan sebelumnya. Kontrasepsi seharusnya sudah digunakan sebelum aktifitas seksual dimulai. Oleh karena itu sangat strategis untuk memulai kontrasepsi seawal mungkin setelah persalinan. Setelah dilakukan upaya peningkatan pengetahuan diharapkan kader di wilayah kerja Puskesmas Segeri Kabupaten Pangkep dapat melakukan konseling pada ibu terkait KB pascapersalinan. Metode pelaksanaan dengan ceramah dan diskusi. Media yang digunakan menggunakan modul, LCD, Laptop, dan proyektor. Pelaksanaan pendidikan kesehatan rencana dilaksanakan pada kegiatan posyandu yaitu pada bulan Juni 2021. Hasil pengabdian masyarakat adalah 90% kader menjadi lebih tahu dan paham serta dari hasil monitoring dan evaluasi dengan cara pertemuan kembali di posyandu kinasih, 90% kader bisa menjelaskan tentang isi modul konseling KB pasca persalinan. Berdasarkan pelaksanaan pengabdian masyarakat dapat disimpulkan bahwa adanya peningkatan keterampilan konseling, informasi, motivasi dan keterampilan penggunaan KB pasca persalinan kader di wilayah kerja Puskesmas Segeri Kabupaten Pangkep.

Author Biography

Syarifah Masita, STIKES Amanah Makassar

Program Studi Kebidanan

References

BKKBN. 2017. Peraturan Kepala Badan Kependudukan Dan Keluarga Berencana Nasional Nomor 24 Tahun 2017 Tentang Pelayanan Keluarga Berencana Pasca Persalinan dan Pasca Keguguran. Jakarta: Direktorat Kesehatan Reproduksi

Buletin Jendela Data dan Informasi Kesehatan. 2013. Situasi Keluarga Berencana di Indonesia. Jakarta : Kemenkes RI. 3. Chang et al. 2014. Intervention Strategies Based on Information-Motivation-Behavioral Skills Model for Health Behavior Change: A Systematic Review. Asian Nursing Research 8:172-181.

Kemenkes RI. 2016. Buku Ajar Kesehatan Ibu dan Anak. Jakarta : Pusat Pendidikan dan Pelatihan Tenaga Kesehatan. 5. Kemenkes RI. 2012. Kurikulum dan Modul Pelatihan Kader Poyandu. Jakarta: Pusat Promosi Kesehatan

Kemenkes RI. 2018. Hasil Utama Riskesdas 2018. Jakarta : Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan

Murniati V., Mulyana Y dan Kuswardinah I. 2013. Pembentukan Kader Kesehatan Sebagai Upaya Menurunkan Angka Kematian Ibu Dan Anak Di Desa Dunguswiru Dan Desa Neglasari Kecamatan Blubur Limbangan Kabupaten Garut. Jurnal Aplikasi Ipteks untuk Masyarakat Vol. 2, No. 1 ISSN 1410 – 5675

Susilowati D. 2016. Promosi Kesehatan. Jakarta : BPPSDMK. 9. WHO. 2018. Essential Medicines and Health Products Information Portal A World Health Organization resource. http://apps.who.int/medicinedocs/en/d/Js4883e/9.1.4.html

Downloads

Published

2021-06-30

Issue

Section

Articles