Edukasi Perawat Tentang Standar Prosedur Operasional Terhadap Resiko Jatuh Pasien

Authors

  • Christien Gloria Tutu Institut Kesehatan dan Teknologi Graha Medika
  • Revie Fitria N Akademi Keperawatan Berkala Widya Husada Jakarta
  • Erlina HB Institute Teknologi dan Kesehatan Tritunas Nasional Makassar
  • Naomi Malaha STIKES Amanah Makassar
  • Indrayadi Indrayadi Politeknik KESDAM VI Banjarmasin
  • Sardi Anto Universitas Megarezky

Keywords:

Edukasi, Perawat, SOP, Resiko Jatuh, Pasien

Abstract

Suatu standar yang dipergunakan untuk mendorong dan menggerakkan suatu kelompok untuk mencapai tujuan organisasi. Standar operasional prosedur merupakan tatacara atau tahapan yang dibakukan dan yang harus dilalui untuk menyelesaikan suatu proses kerja tertentu. Faktor yang berkontribusi terhadap keselamatan pasien antara lain faktor standar operasional prosedur (SOP), faktor pasien yang memiliki risiko jatuh yang tinggi karena usia, penyakit dan obat, sarana dan prasarana seperti tidak ada informasi bahaya jatuh (Cahyono, 2010). Pasien yang sedang menjalani rawat inap membutuhkan peran petugas kesehatan untuk mencegah risiko jatuh. Salah satu kebutuhan pasien dalam menjalani rawat inap adalah kebutuhan keselamatan. Sutanto & Fitriana (2017) menyatakan bahwa kebutuhan akan keselamatan adalah kebutuhan untuk melindungi diri dari berbagai bahaya yang mengancam, baik terhadap fisik dan psikosial. Ancaman terhadap fisik dalam hal ini adalah ancaman mekanik, kimia, termal dan bakteri. Keselamatan dan keamanan dalam konteks secara fisiologis berhubungan dengan sesuatu yang mengancam tubuh seseorang dan kehidupannya. Oleh karena itu perlu adanya kesadaran perawat akan situasi yang dapat membuat pasien cidera.

References

Alhamda, Syukra, 2015, Buku Ajar Ilmu Kesehatan Masyarakat, Deepublish, Yogyakarta

Cahyono, 2010, Membangun Budaya Keselamatan Pasien, Penerbit Kanisius, Yogyakarta

Effendy, 2012, Dasar-dasar Keperawatan Kesehatan Masyarakat, Penerbit EGC, Jakarta

Herlinawati, 2013, Konsep dan Proses Keperawatan Keluarga, Penerbit Pustaka As Salam, Sulawesi Selatan

Notoatmodjo, Soekidjo, 2012. Metodologi Penelitian Kesehatan, Rineka Cipta. Jakarta

Nurlita Putri, demsa simbolon. Pengaruh Pemberian MP-ASI Terhadap Kejadian Stunting. Vol. 11 No. 2 (2022): Jurnal Gizi Masyarakat Indonesia / ArticlesPoltekkes Kemenkes Bengkulu. http://orcid.org/0000-0002-4603-5351.

Pencegahan Jatuh di Rumah Sakit. Posted on July 20, 2022 by admin pantirapih. https://pantirapih.or.id/rspr/pencegahan-jatuh-di-rumah-sakit/.

Rezqiqah Aulia Rahmat, Rahmat Pannyiwi, Naomi Malaha, Andi Arfah. (2022), Bersahabat Dengan Covid_19, Sahabat Sosial : Jurnal Pengabdian Masyarakat 1 (1), 14-17. https://jurnal.agdosi.com/index.php/jpemas/article/view/8

Rezqiqah Aulia Rahmat, Rahmat Pannyiwi, Muhammad Syafri, Sahdan M. (2022), PKM Panti Asuhan Nurul Amal. Jurnal Sahabat Sosial: VOL. 1 NO. 1 (2022): SEPTEMBER. https://jurnal.agdosi.com/index.php/jpemas/article/view/10

Sri Mumpuni Yuniarsih. Prihadi. Rahajeng Win Martani. Jurnal PENA Vol.35 No.1 Edisi Maret 2021. Pengaruh Edukasi Pencegahan Risiko Jatuh Terhadap Praktik Keluarga Dalam Mencegah Jatuh Pada Pasien Rawat Inap Di Rsud Kabupaten Batang.

Sri Rahmayanti, Citrakesumasari, Safrullah Amir, Nurahedar Jafar, Nurzakiah. Analisis Zat Gizi Makro PMT Ibu Menyusui Es Krim Berbasis Susu Kedelai Vol. 11 No. 2 (2022): Jurnal Gizi Masyarakat Indonesia / Articles. DOI: https://doi.org/10.30597/jgmi.v11i2.21764.

Sutanto & Fitriana, 2017, Kebutuhan Dasar Manusia Teori dan Aplikasi, Penerbit Pustaka Baru, Yogyakarta.

Downloads

Published

2023-03-09

Issue

Section

Articles