Health Education Terhadap CA Serviks

Authors

  • Lumastari Ajeng Wijayanti Poltekkes Kemenkes Malang
  • Riska Sabriana Politeknik Sandi Karsa
  • Hairuddin K Politeknik Kesehatan Megarezky
  • Herniyanti Herniyanti STIKES Karya Husada Berkala
  • Devin Mahendika Universitas Andalas

Keywords:

Health Education, Petugas Kesehatan, Masyarakat, CA Serviks

Abstract

Latar belakang: Kesehatan perempuan mempengaruhi semua aspek kehidupannya, berbagai upaya dijalankan untuk memelihara kondisi kesehatan. Ketidaksetaraan gender dan disktriminasi mempunyai pengaruh terhadap kesehatan perempuan sebagaimana yang digambarkan World Health Organitation *WHO) tentang kondisi kesehatan perempuan yang mempengaruhi kerentanannya berbagai penyakit, termasuk yang menyebabkan kematiaanya (Prawirohardjo S, 2011). Tujuan: Pengabdian ini meningkatkan kompetensi petugas kesehatan terhadap CA Serviks. Metode: Yang digunakan pada pengabdian ini penyuluhan kesehatan. Sebagai alat ukur untuk menilai keefektifan penyuluhan tersebut diberikan soal pretest dan posttest. Hasil: Pengabdian menunjukkan ada peningkatan pengetahuan responden sebelum dan sesudah diberikannya pendidikan kesehatan atau healht education. Kesimpulan: Pendidikan dengan kejadian kanker leher rahim terdapat hubungan yang kuat, dimana kanker ini cenderung lebih banyak terjadi pada wanita yang berpendidikan rendah dibanding wanita yang berpendidikan tinggi (88.9%). Tinggi rendahnya pendidikan berkaitan dengan tingkat sosio ekonomi, kehidupan seks dan keberhasilan. Sedangkan pendidikan mempunyai hubungan bermakna dengan kejadian kanker leher rahim dengan kata lain penderita yang berpendidikan rendah merupakan faktor resiko yang mempengaruhi terjadinya kanker leher rahim.

References

Anggraini, F. D. (2014). Faktor yang mempengaruhi implementasi program deterksi dini kanker serviks melalui pemeriksaan IVA (Inspeksi Visual Asam Asetat) di Puskesmas Wilayah Kota Surabaya. Journal of Health Sciences, 7(1).

Ardahan, M., & Temel, A. B. (2011). Visual Inspection With Acetic Acid in Cervical Cancer Screening. Cancer Nursing, 34(2), 158–163. https://doi.org/10.1097/NCC.0b013e3181efe69f

Azwar, S. (2013). Sikap Manusia: Teori dan Pengukurannya. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Bhattacharyya, A. K., Nath, J. D., & Deka, H. (2015). Comparative study between pap smear and visual inspection with acetic acid (via) in screening of CIN and early cervical cancer. J Mid-Life Health, 6(2), 53–58. https://doi.org/10.4103/0976-7800.158942

Chizoma M. Ndikom, & Ofi, B. A. (2017). Effects of educational intervention on women’s knowledge and uptake of cervical cancer screening in selected hospitals in Ibadan, Nigeria. International Journal of Health Promotion and Education, 55(5).

Dethan, C. M., & Suariyani, N. L. P. (2017). Pengetahuan dan sikap tentang perilaku vaksinasi HPV pada siswi SMA swasta. Jurnal MKMI, 13(2), 167–175.

Elamurugan, S., Rajendran, P., & Thangamani, S. (2016). Cervical cancer screening : Awareness, attitude, and practice of Indian women. Tropical Journal of Medical Research, 19(1), 42–46. https://doi.org/10.4103/1119-0388.172062

Fridayanti, W. (2016). Efektifitas promosi kesehatan terhadap pengetahuan dan sikap wanita terhadap iva test di wilayah puskesmas sukoharjo 1 tahun 2016. In PROSIDING: Seminar Nasional dan Presentasi Hasil-Hasil Penelitian Pengabdian Masyarakat kasus (pp. 207–214).

Fridayanti, W., & Laksono, B. (2017). Keefektifan Promosi Kesehatan Terhadap Pengetahuan , Sikap dan Perilaku Tentang Tes IVA pada Wanita Usia 20-59 Tahun. Public Health Perspective Journal, 2(2), 124–130.

Hesty, Rahmah, & Nurfitriani. (2019). Pengaruh Pendidikan Kesehatan Tentang Inspeksi Asam Asetat (IVA) Terhadap Motivasi Wus dalam Deteksi Kanker Serviks di Puskesmas Putri Ayu Jambi. Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi, 19(1), 42–46.

Ismarwati, Sutaryo, S., & Widyatama, R. (2011). Promosi Kesehatan dalam Meningkatkan Pengetahuan , Sikap dan Perilaku Deteksi Dini Kanker Serviks pada Ibu-Ibu Anggota Pengajian. Berita Kedokteran Masyarakat, 27(2), 66–74. https://doi.org/https://doi.org/10.22146/bkm.3 406

Kemenkes R1. (2015). Situasi penyakit kanker. Jakarta, Indonesia: Pusat Data dan Informasi.

Mira Triharini,dkk (2019). Pemberdayaan perempuan melakukan deteksi dini kanker serviks melalui pelatihan metode reproductive organ self examination (rose) sebagai upaya deteksi dini penyakit kanker serviks. Jurnal pengabdian masyarakat dalam kesehatan. Vol. 1 No. 1, Oktober 2019, Laman Jurnal: https://e journal.unair.ac.id/JPMK

Downloads

Published

2023-03-11

Issue

Section

Articles