Aplikasi Teori Keperawatan Orem Pada Pasien Hypertensi Yang Diberikan Relaxasi Otot Progresif Sebagai Upaya Menurunkan Nyeri Akut
Keywords:
Hypertensi, Orem, Relaxasi Otot ProgresifAbstract
Hipertensi merupakan pemicu berbagai penyakit apabila tidak ditangani dengan baik, hipertensi akan mempunyai resiko yang besar karena dapat menimbulkan komplikasi kardiovaskular seperti stroke, jantung koroner, atau gagal ginjal. Pasien hypertensi sering mengeluh nyeri kepala, latihan relaxasi otot progresif bisa menjadi alternatif untuk mengurangi gejala nyeri dengan pendekatan teori keperawatan Orem.
Tujuan umum studi kasus ini adalah untuk menerapkan teori keperawatan Dorothea E Orem pada Pasien Hypertensi dengan memberikan latihan relaxasi otot progresif untuk menurunkan rasa nyeri kepala pada pasien dan memberikan rasa nyaman, penelitian ini juga bertujuan mengetahui apakah teori Orem dapat di aplikasikan pada pasien hypertensi dengan pemberian latihan relaxasi otot progresif.
Metode penelitian studi kasus ini adalah metode kualitatif dengan strategi penelitian Case study research, dimana peneliti melakukan asuhan keperawatan pada dua pasien hypertensi dengan mengaplikasikan teori model keperawatan Dorothea E Orem dan memberikan tindakan relaxasi otot progresif sebagai upaya untuk mengurangi rasa nyeri dan memberikan kenyamanan pada pasien.
Hasil asuhan keperawatan pada pasien hypertensi menggunakan teori Orem antara lain: Diagnosa dan resep, tahapan ini mencakup pengkajian, analisa, menetapkan diagnosa keperawatan dan menyusun intervensi keperawatan. Diagnosa yang ditetapkan adalah ketidakmampuan pasien dalam mengatasi nyeri kepala dan intoleran aktivitas. Sedangkan intervensi keperawatan yang disusun diarahkan pada bantuan untuk mengurangi nyeri kepala dengan latihan relaxasi otot progresif dengan pendekatan supportive educative.
Teori Orem ini dapat diterapkan dan diaplikasikan dengan baik dalam perawatan berfokus pada kasus hypertensi. Saran untuk pasien dan keluarga agar tetap menjaga kesehatan baik kesehatan fisik, psikologis maupun lingkungan untuk menjaga agar tekanan darah tetap dalam batas normal.
References
Aspiani, R. Y. (2016). Buku Ajar Asuhan Keperawatan Klien Gangguan KardiovaskularAplikasi Nanda NIC & NOC. Jakarta: Buku Kedokteran EGC.
Cheng, H.-M., Lin, H.-J., Wang, T.-D., & Chen, C.-H. (2020). Asian management of hypertension: Current status, home blood pressure, and specific concerns in Taiwan. The Journal of Clinical Hypertension, 22(3), 511–514. https://doi.org/https://doi.org/10.1111/jch.13747
DeLaune, S. C., & Ladner, P. K., 2011, Fundamentals of Nursing Standards & Practice, New York, USA: Delmar.
Dianne, McCormack. (2003). An examination of the self-care concept uncovers a new direction for healthcare reform. Nursing Leadership (CJNL), 16(4), 48-65
Dinkes Prov. SumSel. Profil Kesehatan Provinsi Sumatera Selatan (2019). Pusat data dan Informasi Kesehatan : Palembang. 2019
George, JB (1995). Nursing Theories : The Base for Professional Nursing Practice. Appleton & Lange. California.
Herlambang. 2013. Menaklukkan Hipertensi dan Diabetes. Yogyakarta : Tugu Publisher.
Kementerian Kesehatan RI. 2018. Hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018. Jakarta: Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kementerian RI.
Khademian, Z., Kazemi Ara, F., & Gholamzadeh, S. (2020). The effect of self care education based on orem’s nursing theory on quality of life and self-efficacy in patients with hypertension: A quasi-experimental study. International Journal of Community Based Nursing and Midwifery, 8(2), 140–149. https://doi.org/10.30476/IJCBNM .2020.81690.0
Meleis, Afaf Ibrahim. (1997). Theoretical Nursing : Development and progress. (3rd Ed.). Philadelphia : Lippincott-Raven Publisher.
Parker, Marlin E. (Editor) (2006). Nursing theories and nursing practice. (2nd Ed). Philadelphia : F.A. Davis Company.
Potter & Perry. (2009). Fundamental Keperawatan, Edisi 7 Buku 1. Jakarta : Salemba Medika.
Sjahrir H. Nyeri kepala. Kelompok Studi Nyeri Kepala. Medan: USU Press; 2004.
Sudarsono, E. K. R., dkk (2017). Peningkatan Pengetahuan Terkait Hipertensi Guna Perbaikan Tekanan Darah pada Pemuda di Dusun Japanan, Margodadi, Seyegan, Sleman, Yogyakarta. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (Indonesian Journal of Community Engagement), 3(1), 26–38. https://doi.org/10.22146/jpkm.25944
Seifi, K., & Ebrahimi, M. H. (2018). The Effectiveness of Self-care Program on the Life Quality of Patients with Multiple Sclerosis. Journal of the National Medical Association, 110, 65–72.
Susilo, Y., Wulandari, A. 2011. Cara Jitu Mengatasi Hipertensi. Yogyakarta: Penerbit Andi
Tamsuri. 2012. Konsep Dan Penatalaksanaan Nyeri. Jakarta: Penerbit Buku Kedokteran EGC.
Zulfa Inayatul, Noor Faidah (2017) Pengaruh terapi Relaxasi Otot Progresif Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Penderita Hypertensi di Desa Koripandriyo Kecamatan Gabus Kabupaten Pati. Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendikia Utama, Vol 6, No 2.


