Hubungan Tingkat Pengetahuan Pasangan Usia Subur (PUS) Terhadap Pemilihan Alat Kontrasepsi Implan di Wilayah Kerja Puskesmas Iwoimenda Kabupaten Kolaka Tahun 2021
Keywords:
Pengetahuan, Pasangan Usia Subur (PUS), ImplanAbstract
Tingginya angka kematian perempuan yang diakibatkan terjadinya komplikasi selama atau setelah kehamilan dan persalinan menunjukkan adanya ketidaksetaraan global dalam pelayanan kesehatan yang berkualitas. Kebutuhan kontrasepsi wanita usia subur yang diperikaran pada tahun 2017 sebanyak 214 juta jiwa di Negara berkembang belum terpenuhi yang disebabkan oleh beberapa hal diantaranya akses pelayanan terbatas, pilihan metode terbatas, efek samping, budaya, agama dan terbatasnya informasi.
penelitian ini menggunakan studi observational analitik dengan desain Cros-sectional Study yange merupakan penelitian untuk mempelajari dinamika korelasi antara faktor-faktor risiko dengan efek, dengan cara pendekatan, observasional, atau pengumpulan data, dimana sampel diambi dengan teknik Multistage sampling karena lebih mudah dilakukan. Jenis Multistage sampling ini dilakukan berdasarkan tingkat wilayah secara bertahap
hasil penelitian ini menujukkan bahwa terdapat hubungan antara tingkat penegtahuan PUS terhadap penggunaan alat kontrasepsi implant. Dari hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa Tingkat pengetahuan berpengaruh terhadap sikap PUS (Pasangan Usia Subur) dalam memilih dan menentukan alat kontrasepsi implant yang digunakan saat ini.
References
Astutik. (2013). Faktor Ibu yang Berhubungan Dengan Praktik Pemberian ASI Ekslusif
diwilayah Kerja Puskesmas Pamotan.
Bahiyatun. (2009). Kebidanan Nifas Normal . Jakarta: Buku Kedokteran EGC.
Baihaqi, M. (2016). Pengantar Psikologi Kognitif. Bandung: PT. Refika Aditama.
Effendi, Makhfudi. (2009). Teori dan Praktik Dalam Keperawatan. (M. Dr.Nur Salam, Ed.) Jagakarsa, Jakarta: Salemba Medika.
Fitri Syifa, A. (2008). Pengetahuan Menurut Arikunto. SCRIBD. Retrieved from https://www.scribd.com/doc/2
/Pengetahuan- Ment-Arikunto
Irma, Suryani Saleh. (2020). Hubungan Pengetahuan dan SIkap Ibu Terhadap Pemilihan Metode Alat Kontrasepsi Dalam Rahim. Jurnal ilmiah Kesehatan Sandi Husada Hatijar.
Iskani. (2013). Retrieved from Slideshare: http://slideshare.net/indikania putri/pengukuran-skala- guttman.pdf
Margaritha, Suwandito, Fundhy.S. (2014). Pedoman Keterampilan Medik 4. Surabaya: Airlangga Univesity Press.
Nasuition Pratiwi, Naibaho.E. (2018). Analisis Faktor Untuk Mengetahui Hambatan Dalam Penggunaan Kontrasepsi Implan di Desa Sukamaju Kecamatan Sunggal Kabupaten Deli Sedrdang (Januari 2018 ed., Vol. 1). Medan: Jurnal Bidan Komunitas.
Nasution, Ahmad Taufik. (2016). Filsaaft Ilmu. Hakikat Mencari Ilmu Pengetahuan. Yogyakarta: Deepublish.
Razali Rasyid, T. (2017). Bunga Rampai Kependudukan. Banda-Aceh: Gramedia.
RI, K. (2018). Profil Kesehatan Indonesia. Retrieved from https://pusdatin.kemkes.go.id/resources/download/pusdatin/profilke sehatanindonesia/PROFIL_K ESEHATA N_20 18_1.pdf
Siti Nunung, Euis Susanti. (2017). Determinan Kejadian Drop Out Penggunaan Kontrasepsi Pada Pasangan Usia Subur (PUS) di Kabupaten Kuningan. Jurnal Ilmu-Ilmu Kesehatan Bhakti Husada Kuningan, 06, 8.
Sulistiyawati, Ari. (2011). Pelayanan Keluarga Berencana. Jakarta: Salemba Medika.
WHO. (2019). Wold Health Organization Contraception. Retrieved from https://www.who.int/healthtopics/contraception
WHO. (2020). World Healt Organization mortality 2019. Retrieved from https://www.who.int/data/gho/ whs-2020-


