Hubungan Tingkat Pengetahuan Ibu Hamil Tentang Tanda- Tanda Bahaya Kehamilan Terhadap Kepatuhan Kunjungan Antenatal Care di Wilayah Kerja Puskesmas Iwoimendaa Kabupaten Kolaka

Authors

  • Wanti Aotari STIKES Amanah Makassar

Keywords:

Pengetahuan, Kepatuhan Antenatal Care (ANC), Tanda Bahaya Kehamilan

Abstract

Pengetahuan ibu hamil tentang tanda bahaya pada kehamilan merupakan salah satu faktor dalam membentuk perhatian untuk mencegah timbulnya bahaya pada kehamilan. Pengetahuan ibu yang baik tentang tanda bahaya kehamilan akan membuat ibu peduli dan termotivasi untuk memeriksakan kehamilannya. Kepatuhan Ibu hamil dalam kunjungan ANC bertujuan untuk memantau keadaan ibu dan janin, khususnya mendeteksi secara dini masalah yang akan terjadi dalam kehamilan sehingga dapat diberikan tindakan yang tepat pada komplikasi yang akan terjadi dalam kehamilan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan Tingkat Pengetahuan Ibu hamil tentang tanda-tanda bahaya kehamilan dengan kepatuhan kunjungan Antenatal Care pada Ibu hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Iwoimendaa. Metode : Penelitian ini bersifat deskriptif kolerasi dengan pendekatan cross sectional. Sampel adalah 50 Ibu hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Iwoimendaa yang diambil dengan teknik convenience sampling atau sampling aksidental dengan jumlah sampel 50 ibu hamil. Hasil Penelitian : ada hubungan antara pengetahuan ibu hamil tentang tanda bahaya kehamilan dengan kepatuhan kunjungan kehamilan.

References

Armaya, R. (2018). Obedience ofPregnant Women's inConducting Antenatal Care Visits andThe Influencing Factors. Journal of Public Health Sciences.

Barbara (2020). Systematic Review dalam Kesehatan Langkah demi Langkah. Yogyakarta: Deepublish Publisher.

Budiman & Riyanto A. (2013). Kapita Selekta Kuesioner Pengetahuan Dan Sikap Dalam Penelitian Kesehatan. Jakarta:Salemba Medika pp 66-69.Departemen Kesehatan RI(2014).

Duha, Y. (2019). The Relationships Between Knowledge and Attitude of Pregnant Women about High Risk Pregnancy with Complete Antenatal Care (ANC). Journal Obstetric

Eva Yulia Rahayu. (2020). Literatur Review: Gambaran Pengetahuan Ibu Hamil Tentang Resiko Tinggi Kehamilan Di Fakultas Keperawatan Universitas Bhakti Kencana Bandung. Naskah Publish.

Erw Kurniasih. (2020). Hubungan Tingkat Pengetahuan Ibu Hamil Trimester III Tentang Tanda Bahaya Kehamilan Dengan Kepatuhan Antenatal Care (ANC) di Puskesmas Geneng Kabupaten Ngawi. Journal of Chemical Information and Modeling.

Helen Sastypratiwi.(2020). Analisis Data Artikel Sistem Pakar Menggunakan Metode Systematic Review. Jurnal Edukasi dan Penelitian Informatika, Vol. 6,No. 2 , Agustus 2020.

Hartati, S. (2018). Hubungan Pengetahuan Ibu Primigravida tentang Tanda Bahaya Kehamilan dengan Kunjungan Antenatal Care Terintegrasi di Puskesmas Harapan Raya Pekanbaru 2017.

Menara Ilmu.Kementrian Kesehatan RI(2019). Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2018. Jakarta: DirjenKementrian Kesehatan Republik Indonesia.Kementrian Kesehatan RI. (2017). Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2016.

Kemenkes RI Jakarta.Kementrian Kesehatan RI. (2012). Pedoman Pelayanan Antenatal Terpadu. Direktorat Jendral Bina Gizi Kesehatan Ibu Dan Anak. Retrieved from Munir, Wa. (2019). Hubungan Tingkat Pengetahuan Ibu Hamil tentang Resiko Tinggi Kehamilan.

Walyani, Siwi Elisabeth, dkk. Konsep dan Asuhan Kebidanan Maternal dan Neonatal.Yogyakarta:PUSTAKAB ARUPRESS

Waryana. 2016. Promosi Kesehatan, Penyuluhan dan Pemberdayaan Masyarakat. Yogyakarta: Nuha medika

Downloads

Published

2021-12-30

How to Cite

Aotari, W. (2021). Hubungan Tingkat Pengetahuan Ibu Hamil Tentang Tanda- Tanda Bahaya Kehamilan Terhadap Kepatuhan Kunjungan Antenatal Care di Wilayah Kerja Puskesmas Iwoimendaa Kabupaten Kolaka. Jurnal Ilmiah Amanah Akademika, 4(2), 265–270. Retrieved from https://ojs.stikesamanah-mks.ac.id/index.php/jihad/article/view/152