Gambaran Pengetahuan Remaja Putri Sebelum Dan Sesudah Pemberian Modul Edukasi Tentang Penanganan Dismenhorea Di SMK Yapta Takalar
Keywords:
Remaja, Menstruasi, DismenorheaAbstract
Dismenorhea adalahh kondisii dii manaa wanitaa mengalamii nyerii saatt menstruasii, umumnyaa padaa harii pertamaa dann keduaa haidd. Gejalanyaa berupaa nyerii atauu kramm dii perutt bagiann bawahh yangg teruss berlangsungg, dann terkadangg menyebarr hinggaa kee punggungg bawahh sertaa pahaa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran pengetahuan remaja putri sebelum dan sesudah pemberian modul edukasi tentang penanganan dismenorhea di SMK Yapta Takalar tahun 2021.
Desain penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kuantitatif dengan jumlah sampel sebanyak 42 orang siswi, sampel ditarik secara Total sampling. Dalam penelitian ini didapatkan hasil bahwa sebelum pemberian modul edukasi, mayoritas responden memiliki pengetahuan yang kurang tentang dismenorhea yaitu sebanyak 38 orang (90,5%) dan hanya 4 orang (9,5%) yang memiliki pengetahuan cukup. Kemudian setelah pemberian modul edukasi, mayoritas responden memiliki pengetahuan yang baik yaitu sebanyak 39 orang (92,8%), 2 orang (4,8%) berpengetahuan kurang dan 1 orang (2,4%) berpengetahuan cukup.
Kesimpulannya adalah pemberian penyuluhan sangat mempengaruhi tingkat pengetahuan responden.
References
Astuti dan Wahyuni. (2015). Pendidikann Sekss Untukk Remajaa. Jakartaa : Kawann Pustakaa
Bobak. (2014). Buku Ajar Ilmu Kebidanan. Jakarta: EGC
Boyke. (2015). 500 Rahasiaaa Alamiii Meringankannn Sindrommm Pramenstruasiii. Jakartaaa : Erlanggaaa
Colin. (201). Dysmenorrhea in Adolescents and Young Adults: Etiology and Management. J Pediatr Adolesc Gynecol. Available from: www.sepeap.
org/secciones/pdf/Dismenorrea.pd
Dianawati, Ajen. (2013). Pendidikan Seks Untuk Remaja. Jakarta : Kawan Pustaka
Erina, (2016). Hubungann pengetahuann dengann perilakuu penanganann
dismenoree dii SMAa Negerii 77 Manadoo
Erni Gustina. (2013). Dismenoree dann Kecemasann padaa Remajaa. Tesiss Universitass Gadjahh Madaa. Available from : http://etd.ugm.id/index.php
Glasier. (2010). Dysmenorrheaa. Americann Familyy Physiciann. Availablee from:
http://www.aafp.org/2005/0115/p285.html
Irianto. (2015). Kesehatan reproduksi teori dan praktikum. Bandung: Alfa beta
King. (2012). Panduann Kesehatann Wanitaa. Soloo: As-Salamm Groupp
Khoirunnisa Mairo. (2014). Hubungann Pengetahuann Remajaa tentangg Menstruasii dengannPersonall Hygienee saatt Menstruasi padaa Remajaa Putrii
Kusmiran. (201). Manajemenn Stress Cemass dann Depresii. Jakartaa : FKUII
Manuaba, I.A.C. (2010). Ilmu Kebidanan, Penyakit Kandungan, dan KB untuk pendidikan Bidan.
Marlina, Ani, (2019), karakteristikk untukk mendefinisikann sustainablee, wordpresss: Jakartaa.
Monks. (2011). Asuhan Kebidanan Pada Ibu Hamil Normal dan Patologi. Yogyakarta: Nuha Medika
Muzzayyaroh. (2017). Hubungann Tingkatt Pengetahuann Tentangg
Dysmenorhee Terhadapp Caraa Penanganann Dysmenorhee Dii
Prodi D-III Kebidanann FIKK Unipduu Jombangg. Jurnal Ilmu Kesehatan
Nugrohoo, Taufann. (2012). Patologiii Kebidanann. Yogyakartaa: Nuhaa Medikaa
Nurwana. (2017). Jurnal kebidanan faktor-faktor yang mempengaruhi pencapaian kunjungan K1 murni Di Puskesmas Air Madidi Minahasa Utara. http://tribunnews.com.
Penuntun penelitian kebidanan Stikes Tanawali Persada Takalar. (2015)
Rahmawati, T. (2012). Dasar- Dasar Kebidanan. Jakarta: Prestasi Pustaka.


