Gambaran Cost Sharing Yang Dikeluarkan Peserta Askes Sosial Di Rumah Sakit Pelamonia Makassar Dan Rumah Sakit Islam Faisal Makassar

Authors

  • Erlina HB Institut Teknologi dan Kesehatan Tri Tunas Nasional

Keywords:

Cost Sharing, Askes Sosial, Peserta, Rumah Sakit

Abstract

Biaya pelayanan Rumah Sakit di Indonesia secara umum merupakan masalah yang kompleks yang banyak kendala dimana dapat kita lihat publikasi informasi biaya sering tidak jelas. Pada Rumah Sakit Pemerintah khususnya mengenai alokasi anggaran masih belum cukup memadai hal ini disebabkan antara lain karena biaya yang harus ditanggung oleh Rumah Sakit terutama biaya peralatan, biaya operasional dan pemeliharaan kelihatannya cenderung meningkat mengikuti kemajuan teknologi kesehatan yang semakin canggih. Tujuan penelitian untuk memperoleh gambaran cost sharing yang akan dikeluarkan oleh peserta ASKES Sosial di Rumah Sakit Pelamonia dan Rumah Sakit Islam Faisal Makassar, di tinjau dari segi biaya tambahan yang dikeluarkan/jenis tindakan rawat inap pasien dari segi golongan/kepangkatan dan dikaitkan dengan Peraturan Daerah. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian survey dengan pendekatan Deskriptif, dengan tujuan untuk memperoleh informasi tentang biaya cost sharing pelayanan kesehatan di unit rawat inap Rumah Sakit Pelamonia Makassar dan Rumah Sakit Islam Faisal Makassar. Hasil penelitian ini dan penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa pasien peserta Askes cenderung untuk menggunakan kelas keperawatan yang lebih baik dari yang telah ditetapkan. Kesimpulan bahwa Besar Cost Sharing pasien Askes Sosial berdasarkan Golongan/kepangkatan di unit rawat inap Rumah Sakit Islam Faisal sebanyak Rp. 795,000,- sedangkan di Rumah Sakit Pelamonia Makassar sebanyak Rp.1,125,000.

Author Biography

Erlina HB, Institut Teknologi dan Kesehatan Tri Tunas Nasional

Program Studi Administasi Rumah Sakit

References

Anto, S., Andi Latif, S., Pannyiwi, R., Ratu, M., & Werdyaningsih, E. (2022). Analisis Beban Kerja Dengan Kinerja Perawat Dalam Pelaksanaan Asuhan Keperawatan. Barongko: Jurnal Ilmu Kesehatan, 1(1), 41–46. https://doi.org/10.59585/bajik.v1i1.38

Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Depkes RI. Riset Kesehatan Dasar (RISKESDAS). Kementrian Kesehatan Republik Indonesia; 2013: hal.101

Betan, A., Musiana, M., Wisma Sari, S., Efendi, E., Badaruddin, B., Fredy Saputra, M. K., & Arfah, A. (2023). Description of JKN Patient Satisfaction with the Quality of Dental Health Services in Hospitals. International Journal of Health Sciences, 1(1), 26–29. https://doi.org/10.59585/ijhs.v1i1.48

Lira, A., Pannyiwi, R., Sima, Y., kurniawati, K., & Rahmat, R. A. (2022). PKM Donor Darah. Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(1), 1–4. https://doi.org/10.59585/sosisabdimas.v1i1.3

Morison MJ, 2003. Manajemen Luka. EGC. Jakarta.

Fahriza, M., & Yenita. (2021). Uji Efektivitas Madu Dibandingkan Dengan povidone iodine terhadap penyembuhan luka sayat pada mencit (Mus Musculus). JIMKI Volume 8 No.3. 6.

Suhandy, (2021) Jurnal Teknologi Pertanian Vol. 22 No. 1 [April 2021] 2534 Uji Keaslian Madu Lebah Hutan Apis dorsata dari Nektar Uniflora Acacia mangium.

Gethin GT, Seamus C and Ronan MC. 2008. The impact of manuka honey dressing on the surface pH of chronic wounds. Int Wound J., 5:185-194.

Granick, M.S., & Teot, L. (2012). Surgical Wound Healing and Management, ed. 2. USA : Informa Healthcare

Rezkiyana Mulya Halim, (2014). Uji Efek Penyembuhan Luka Sayat Ekstrak Etanol Daun Kecombrang (Etlingera Elatior) Dalam Bentuk Sediaan Gel Terhadap Kelinci (Oryctolagus Cuniculus). Universitas Alauddin Makassar.

Resti Wijayanti, F. E., HB, E., Ratu, M., Arfah, A., Hartati, A., & Werdyaningsih, E. (2022). Analisis Faktor Terhadap Pelaksanaan Standar Asuhan Keperawatan Di Ruang Rawat Inap Puskesmas. Barongko: Jurnal Ilmu Kesehatan, 1(1), 47–49. https://doi.org/10.59585/bajik.v1i1.39

Wahidah, W. (2020). Pengaruh Terapi Lingkungan Terhadap Tingkat Ketergantungan pada Lansia Depresi di BSLU Meci Angi Bima. Barongko: Jurnal Ilmu Kesehatan, 1(2), 107–115. https://doi.org/10.59585/bajik.v1i2.124

Fahriza M, Winaldha Nasution. Uji efektivitas madu konsentrasi 50% dan 100% dibandingkan dengan Povidone Iodine terhadap pertumbuhan luka sayat pada mencit (Mus Musculus). Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara, 2020.

Puspita R, Oenzil F, Desmiwarti, Pengaruh Pemberian Madu Asli Hutan Situnjung terhadap TNF a dan penyembuhan luka pada Tikus Galur Wastar Jantan. J Kesehatan Andalas, 2018;(Suplement 2):30-3

Kalangi SJR. Khasiat madu Pada penyembuhan luka kulit. J Biomedik. 2013;4(3):8-11. 25. Abdi AR. Perbandingan Efektivitas Gentamisin dan madu terhadap penyembuhan luka sayat pada mencit (Mus Musculus) strain double ditch webster. 2014 26. Suranto, A., 2007. Terapi Madu. Jakarta. Penebar Swadaya

Downloads

Published

2020-12-30

How to Cite

HB, E. (2020). Gambaran Cost Sharing Yang Dikeluarkan Peserta Askes Sosial Di Rumah Sakit Pelamonia Makassar Dan Rumah Sakit Islam Faisal Makassar. Jurnal Ilmiah Amanah Akademika, 3(2), 59–72. Retrieved from https://ojs.stikesamanah-mks.ac.id/index.php/jihad/article/view/220

Similar Articles

<< < 1 2 3 4 5 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.