Risiko Kematian Pasien Covid-19 di RSUD Sayang Rakyat Kota Makassar

Authors

  • Muhammad Nurshabri Abdillah Institut Teknologi dan Kesehatan Tri Tunas Nasional

Keywords:

Risiko Kematian, Pasien Covid-19, RSUD Sayang Rakyat, Makassar

Abstract

Corona Virus Disease (COVID-19) merupakan suatu jenis penyakit yang menjadi pusat perhatian dunia saat ini, sejak di tetapkan menjadi pandemi oleh Word Health Organization (WHO) pada tanggal 30 Januari 2020, COVID-19 telah tersebar di 221 negara di dunia dengan angka kasus infeksi sebanyak 104.497.909 orang dengan total kematian sebanyak 2.265.289 orang sampai pada awal februari 2021. Corona virus merupakan virus zoonotik, RNA virus, bersirkulasi di hewan, seperti unta, kucing, dan kelelawar. Hewan dengan corona virus dapat berkembang dan menginfeksi manusia seperti pada kasus MERS dan SARS seperti kasus outbreak saat ini. Penyebab kematian pasien Covid-19 di Provinsi Selawesi Selatan sangat beragam, salah satunya penyebabnya yaitu adanya penyakit pemberat atau dikenal dengan komorbid seperti hipertensi, diabetes melitus, penyakit jantung, penyakit paru obstruktif kronis, dan diikuti oleh penyakit lain. Tujuan: untuk mengetahui faktor risiko kematian pasien Covid-19 dengan menganalisis faktor risiko hipertensi, diabetes melitus, penyakit jantung, dan penyakit paru obstruktif kronis (PPOK) serta faktor yang paling dominan menjadi penyebab kematian pasien Covid-19. Metode: Penelitian ini merupakan jenis penelitian observasional dengan rancangan studi case control dan menggunakan pendekatan retrospektif.Penelitian ini di lakukan di RSUD Sayang Rakyat Kota Makassar Provinsi Sulawesi Selatan pada bulan Agustus 2022 dengan sampel sebanyak 60 orang. Hasil: Pasien Covid-19 dengan penyakit Diabetes Militus lebih berisiko 18,30 kali meninggal dibandingkan dengan pasien Covid-19 tanpa Diabetes militus dengan OR:18,30 (p value = 0,000) , Pasien Covid-19 dengan penyakit Hipertensi lebih berisiko 5,23 kali meninggal dibandingkan dengan pasien Covid-19 tanpa Hipertensi dengan OR:5,23, (p value = 0,003). Pasien Covid-19 dengan penyakit PPOK lebih berisiko 1,81 kali meninggal dibandingkan dengan pasien Covid-19 tanpa PPOK dengan OR:1,81 (p value 0,347), dan Pasien Covid-19 dengan penyakit Jantung lebih berisiko 2,25 kali meninggal dibandingkan dengan pasien Covid-19 tanpa Penyakit Jantung dengan OR:2,25 (p value 0,278). Kesimpulan: Diabetes militus merupakan faktor yang paling berisiko menyebabkan kematian pada pasien Covid-19 di RSUD Sayang Rakyat dibandingkan dengan hipertensi, penyakit paru obstruktif kronis (PPOK), dan penyakit jantung.

Author Biography

Muhammad Nurshabri Abdillah, Institut Teknologi dan Kesehatan Tri Tunas Nasional

Program Studi Administasi Rumah Sakit

References

Aghamolaei, T. dkk. 2014. Service Quality Assesment of a Referral Hospital in Southern Iran with SERVQUAL Technique: Patients Perspective. BMC Health Services Research 14:322.

Anto, S., Andi Latif, S., Pannyiwi, R., Ratu, M., & Werdyaningsih, E. (2022). Analisis Beban Kerja Dengan Kinerja Perawat Dalam Pelaksanaan Asuhan Keperawatan. Barongko: Jurnal Ilmu Kesehatan, 1(1), 41–46. https://doi.org/10.59585/bajik.v1i1.38

AN. Narang 2021 Mekanisme gangguan kardiovaskuler pada Covid-19. Cermin Dunia Kedokteran.

Bolin Wang, Ruobao Li dkk. 2020. Does comorbidity increase the risk of patients with COVID-19: evidance from meta analysis. Journal Aging.

Choirunnisa, C., & Helda, H. (2022). Hubungan Hipertensi dengan Mortalitas Pasien Covid-19 di Tangerang Selatan. Jurnal Epidemiologi Kesehatan Indonesia, 5(2).

Gani Irawan, Sitti Amalia. Alat Analisis Data “Aplikasi Statistik untuk Penelitian Bidang Ekonomi & Sosial” Yogyakarta : Andi.

Halpern SD, Ubel PA, Caplan AL. Solid organ transplantation in HIV-infected patients. N Engl J Med. 2002;347:284-7.

I nyoman Arep Kusumanegara. 2022. Hubungan antara komorbiditas dengan derajat keparahan infeksi Covid-19 di RS Sanjiwani Gianyar Bali. Aesculapius Medical Journal.

Juan Pablo Escalera Antezana, D.Katterine Bonillia-Aldana dkk 2020. Risk Factor for mortality in patients with coronavirus doseass 2019 (COVID-19) in Bolivia: an analysis of the first 107 confirmed cases. ResearchGate.

Kasapis C, Thompson PD. The effects of physical activity on serum C-rective protein and inflammatory markers. A systematic review. J Am Coll Cardiol.2005;45(10:1563-

Morfi, Chicy Widya. dkk. 2020. Kajian Terkini Corona Virus Disease 2019 (Covid-19). Padang : Jurnal Ilmu Kesehatan Indonesia.

Nazar Zaki, Hany Alashwal, Sahar Ibrahim 2020. Association of hypertension, diabetes, stroke, cancer, kidney disease, and high-cholesterol with COVID-19 disease severity and fatality: A systematic review. Diabetes & Metabolic Syndrome: Clinical Research & Reviews.

Ony Thasya, 2021, Hubungan Diabetes Melitus dengan tingkat keparahan pasien Covid-19 tahun 2020-2021. Univ. HKBP Nommensen.

Orwa Albitar, Rama Ballouze dkk. 2020. Risk Factor for mortality among COVID-19 patient. Journal Elsevier.

Raden Muh. Ali satria, Resty Varia Tutupoho, 2020, Analisis Faktor Risiko Kematian Dengan Penyakit Komorbid Covid-19. Jurnal Keperawatan Silimpari Sulsel Tanggap Covid-19 [Internet]. https://covid19.sulselprov.go.id/. 2022.

Wang D, Yin Y, Hu C, et al. Clinical course and outcome of 107 patients infected with the novel coronavirus, SARS-CoV-2, discharged from two hospitals in Wuhan, China. Crit Care 2020.

Yingyu Chen, Xiao Gong, Lexum Wang. 2020 Effect of hypertension,diabetes and coronary heart disease on Covid-19 disease severity: a systematic review and meta-analysis. MedRxiv Journal.

Resti Wijayanti, F. E., HB, E., Ratu, M., Arfah, A., Hartati, A., & Werdyaningsih, E. (2022). Analisis Faktor Terhadap Pelaksanaan Standar Asuhan Keperawatan Di Ruang Rawat Inap Puskesmas. Barongko: Jurnal Ilmu Kesehatan, 1(1), 47–49. https://doi.org/10.59585/bajik.v1i1.39

Srianingsih, S., Wijaya, A., Nasution, T. A., Anto, S., Muhajrin, M., Rauf, N. I., & Yusfik, Y. (2022). Asuhan Keperawatan Keluarga Dengan Masalah Kesehatan Lingkungan. Barongko: Jurnal Ilmu Kesehatan, 1(1), 53–56. https://doi.org/10.59585/bajik.v1i1.41

Silalahi, E. L., Arianti, W. D., & Hasibuan, I. S. (2022). Hubungan Pengetahuan Perawat Dengan Pelaksanaan Bantuan Hidup Dasar (BHD) di IGD RS Mitra Sejati Medan Tahun 2022. Barongko: Jurnal Ilmu Kesehatan, 1(1), 57–69. https://doi.org/10.59585/bajik.v1i3.105

Resti Wijayanti, F. E., HB, E., Ratu, M., Arfah, A., Hartati, A., & Werdyaningsih, E. (2022). Analisis Faktor Terhadap Pelaksanaan Standar Asuhan Keperawatan Di Ruang Rawat Inap Puskesmas. Barongko: Jurnal Ilmu Kesehatan, 1(1), 47–49. https://doi.org/10.59585/bajik.v1i1.39

Wahidah, W. (2020). Pengaruh Terapi Lingkungan Terhadap Tingkat Ketergantungan pada Lansia Depresi di BSLU Meci Angi Bima. Barongko: Jurnal Ilmu Kesehatan, 1(2), 107–115. https://doi.org/10.59585/bajik.v1i2.124

Downloads

Published

2021-12-30

How to Cite

Abdillah, M. N. (2021). Risiko Kematian Pasien Covid-19 di RSUD Sayang Rakyat Kota Makassar. Jurnal Ilmiah Amanah Akademika, 4(2), 358–370. Retrieved from https://ojs.stikesamanah-mks.ac.id/index.php/jihad/article/view/232

Similar Articles

<< < 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.