Rasulullah SAW Sebagai Kepala Rumah Tangga
Keywords:
Rosulullah, Muhammad, kepala rumah tanggaAbstract
Keluarga merupakan bentuk organisasi tertua yang ada dalam sejarah kehidupan manusia. Hal itu dibuktikan dengan adanya pemimpin dalam keluarga yang bernama seorang suami. Ketidakadaan pemimpin, atau ketidakmampuan seorang pemimpin dalam memanage sebuah organisasi akan menjadikan organisasi itu menjadi berantakan. Sosok Muhammad SAW sebagai Nabi dan Rasul di tengah-tengah umat manusia, menjadi contoh terbaik bagaimana menjadi seorang pemimpin yang terbaik di dalam keluarga. Meskipun sibuk sebagai pemimpin umat dan masyarakat, Rasulullah shallallahu alaihi wasallam tak pernah melalaikan kewajibannya dalam rumah tangga. Beliau bahkan sering membantu istrinya, Aisyah, dalam beberapa pekerjaan di rumah. Nabi Muhammad SAW selalu memberikan nasihat kepada para sahabat. Menurut beliau, seorang suami semestinya bersikap lemah lembut terhadap istri dan anak-anaknya. Setiap Muslim hendaknya mencontoh teladan Nabi Muhammad SAW.
Tujuan dari tulisan ini adalah mendeskripsikan sifat-sifat keistimewaan Nabi Muhammad SAW sebagai kepala rumah tangga, Nabi Muhammad Sebagai Suami dan Ayah, serta bagaimana teladan Rasulullah SAW dalam menjalankan peran sebagai kepala keluarga.
Metode yang dilakukan oleh penulis adalah studi kepustakaan (library study). Yaitu kajian yang dilakukan dengan menelusuri dan menelaah literatur atau sumber-sumber tertulis yang berkaitan dengan pokok bahasan. Serta mencari dan menelaah dari berbagai buku dan sumber tertulis lainnya yang mempunyai relevansi dengan pembahasan ini.
Hasil telaah literatur didapatkan Nabi Muhammad SAW mempersonifiasikan peran dari suami dan ayah yang sempurna. Beliau sangat baik terhadap istri dan anak serta cucunya. Dalam urusan duniawi, beliau amat terbuka tapi serius dan bermartabat bila berurusan dengan Allah SWT. Rasulullah memainkan peran sebagai kepala rumah tangga dan beliau tidak melalaikan kewajibannya sebagai Kepala Negara dan pemimpin umat Islam.
References
Al-Qur'anul Karim. al-Bukhari, M. b. (2003). Kitab Shahih Bukhari. Cairo: Maktabah As-Shafa.
Al-Naisaburi, I. A.-H. (2004). Shahih Muslim. Cairo: Maktabah As-Shafa.
QS. Al- Ahzāb 33: 37.
QS. An-Nūr 24: 31.
HR. Ahmad.
HR. At-Tirmidzi.
HR. Abu Daud.
HR. Muslim.
Ibnu Mājah.
Ibnu Sa’d, Ath- Thabaqāt,
Ibnu Hisyām, As-Sīrah An-Nabawiyah,
Ibnu Katsīr, Tafsīr Al-Qurān Al-Azhīm,
Ibnu Qudāmah Al-Maqdisy,
Ibnu Sa’d, Ath-Thabaqāt.
Ibnu Hibban, hadis hasan shohih.
Kanzul ‘Ummāl.
https://kbbi.kemdikbud.go.id/entri/kepala
https://kbbi.kemdikbud.go.id/entri/keluarga
https://kbbi.kemdikbud.go.id/entri/kepala%20keluarga
https://mediaindonesia.com/opini/356355/pemberdayaan-perempuan-kepala-keluarga


