Kualitas Limbah Cair di Rumah Sakit Umum Haji Makassar
Keywords:
Kualitas, Limbah Cair, Rumah Sakit Umum Haji MakassarAbstract
Dalam kehidupan manusia, air merupakan kebutuhan mutlak. Air adalah salah satu diantara kebutuhan hidup yang paling penting. Air termasuk dalam sumber daya alam yang dapat diperbaharui, karena secara terus-menerus dipulihkan melalui siklus hidrolis yang berlangsung. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Gambaran kualitas limbah cair Di Rumah Sakit Umum Haji Makassar. Penelitian yang digunakan adalah observasional dengan pendekatan deskriptif yaitu untuk mengetahui studi kualitas Limbah Cair Di Rumah Sakit Umum Haji Makassar. Parameter SUHU bahwa pengukuran air limbah Rumah Sakit Umum Haji Makassar berdasarkan parameter SUHU pada pagi dan sore hari memenuhi syarat yaitu 30ºC, Penelitian ini sesuai dengan penelitian yang dilakukan oleh G. Nugroho Susanto, dkk, 2008 Pada pengukuran suhu setelah diuji lanjut dengan Beda Nyata Terkecil (BNT) α = 0,05 tidak ada perbedaan yang signifikan antara satu perlakuan dengan perlakuan yang lainnya (Gambar 4). Rerata suhu dari semua perlakuan tidak melebihi batas maksimum baku mutu limbah cair bagi kegiatan rumah sakit yaitu sebesar 30 oC.
References
Azwar Asrul, 1996, Pengantar Administarasi Kesehatan, edisi ke 3, Jakarta
Aditama, T.Y, 2003, Manajemen Administrasi Rumah Sakit, UI Press, Jakarta
Arthono, Andri. 2000. Perencanaan Pengolahan Limbah Cair Untuk Rumah Sakit Dengan Metode Lumpur Aktif. Media ISTA, 3 (2), 15-18.
Barlin. 1995. Analisis dan Evaluasi Hukum Tentang Pencemaran Akibat Limbah Rumah Sakit. Badan Pembinaan Hukum Nasional, Jakarta.
Bestari Alamsyah, 2007, Pengelolaan Limbah Di Rumah Sakit Pupuk Kaltim Bontang Untuk Memenuhi Baku Mutu Lingkungan, Tesis (Dipublikasikan), Pascasrana Undip
Djoko sasongko, 1991, Teknik Sumber Daya Air, Penerbit Erlangga Jakarta
Direktorat Jenderal P2MPLP Departemen Kesehatan RI. 2005. Pedoman Program Pemberantasan Penyakit berbasis lingkunga Untuk Penanggulangan demam tifoid Pada Balita Dalam Pelita VI. Jakarta
Depkes, 2010. Propil kesehatan Rumah Sakit Haji. Makassar
Departemen Kesehatan RI, 1994, Pedoman Sanitasi Rumah Sakit di Indonesia. Jakarta
Enri Damanhuri, 2009, Pengelolaan Limbah Berbahaya dan Beracun, Institut Teknologi Bandung
Falultas Kesehatan Masyarakat, 2011, Penuntun Penulisan Skripsi. FKM Unpacti, Makassar
G. Nugroho Susanto, dkk, 2008, Air Hasil Olahan Limbah Rumah Sakit Dampaknya Terhadap Laju Pertumbuhan Spesifik Dan Sintasan, Jurusan Biologi FMIPA Universitas Lampung, Lampung
Juli Soemirat Slamet, 2002, Kesehatan Lingkungan, Penerbit Universitas Gadjah Mada
J. Mukono. 2000. Prinsip Dasar Kesehatan Lingkungan.: Airlangga University Press Surabaya
Kumpulan Makalah Seminar K3 RS Persahabatan,2002, Kesehatan dan Keselamatan Kerja, Penerbit Universitas Indonesia
Mangku Sitepoe, 2002 Usaha Mencegah Pencemaran Udara, Penerbit Grasindo
Met Calf dan Eddy Inc, Waste Water Engineering, Treatment, Disposal, Re use, Mc Graw-Hill Book Co 1979
M. Arifin, 2008, Pengaruh Limbah Rumah Sakit Terhadap Kesehatan,
Nurkhalis, 2002, Limbah Rumah Sakit, Perlu Pengelolaan dan Monitoring,
Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia No. 986/MENKES/PER/1992 Tentang Persyaratan Kesehatan Lingkungan Rumah Sakit.
Rahmwati Agnes Anita dan Azizah. R, 2003, Perbedaan Kadar BOD, COD, TSS, Dan MPN Coliform Pada Air Limbah, Sebelum Dan Sesudah Pengolahan Di Rsud Nganjuk, Jurnal Kesehatan Lingkungan, VOL. 2, NO.1, JULI 2005
Sutrisno, Totok dkk, 2004, Teknologi Penyediaan Air Bersih, Jakarta, Rineka Cipta.
Soekidjo Notoatmodjo. 1997. Ilmu Kesehatan Masyarakat. Jakarta: PT. Rineka Cipta
Sopiyudin Dahlan. 2004. Statistik Untuk Kedokteran dan Kesehatan. Jakarata. PT. Arkans
Salmin, 2005, Oksigen Terlarut (Do) Dan Kebutuhan Oksigen Biologi (Bod) Sebagai Salah Satu Indikator Untuk Menentukan Kualitas Perairan, Oseana, Volume XXX, Nomor 3, 2005 : 21 – 26
Srianingsih, S., Wijaya, A., Nasution, T. A., Anto, S., Muhajrin, M., Rauf, N. I., & Yusfik, Y. (2022). Asuhan Keperawatan Keluarga Dengan Masalah Kesehatan Lingkungan. Barongko: Jurnal Ilmu Kesehatan, 1(1), 53–56. https://doi.org/10.59585/bajik.v1i1.41
Wati Ristina R, 2008, Penentuan Kadar Fosfat dan COD Pada Proses Pengolahan Air Limbah PT Sinar Oleochemical International, Medan
Watik P. 2002. Metode Penelitian Kesehatan. Jakarta: PT. Rineka Cipta


