Perilaku Perawat Dalam Pencegahan Infeksi Pemasangan Kateter Di IGD

Authors

  • Andi Nursinah Universitas Pejuang Republik Indonesia
  • Surya Prihatini STIKES Amanah Makassar
  • Rusli Rusli STIK Makassar
  • Lumastari Ajeng Wijayanti Poltekkes Kemenkes Malang
  • M. Khalid Fredy Saputra Stikes Baitul Hikmah

Keywords:

Perilaku, Kateter, Infeksi, Pemasangan

Abstract

Pendahuluan: Kejadian infeksi nosokomial akan menimbulkan banyak kerugian, antara lain pasien dirawat lebih lama, mengganggu pasien yang memerlukan perawatan, berkurangnya produktifitas, bertambahnya biaya operasional rumah sakit dan meningkatkan beban biaya bagi pasien. WHO menunjukkan bahwa sekitar 8,7% dari 55 rumah sakit dari negara yang berasal dari Eropa, Timur Tengah, Asia tenggara dan Pasifik tetap menunjukkan adanya infeksi nosokomial dengan jumlah infeksi yang terbanyak 10,0%. Tujuan: Untuk mengetahui prilaku perawat dengan pencegahan infeksi saluran kemih pada pasien pemasangan kateter di Instalasi gawat darurat. Metode: Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 25 Juni 2022 dengan menggunakan rancangan penelitian non-eksperimen dengan metode deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional study, yang dengan jumlah sampel 26 responden. Hasil: Uji statistic yang didapatkan dengan menggunakan uji Chi Square adalah (p)= 0,851. Tingkat kemaknaan dari uji Chi Square adalah α = 0,05. Kesimpulan: Ada hubungan antara tingkat pengetahuan dan Tidak ada hubungan antara lama kerja perawat dalam upaya pencegahan infeksi saluran kemih pada pemasangan kateter.

References

Gruendemann, Fersebner. 2016. Buku Ajar Keperawatan Perioperatif. EGC, Jakarta

Hidayat Alimul Aziz. 2016. Pengantar Kebutuhan Dasar Manusia. Salemba Medica, Jakarta.

Kusyati. 2016. Keterangan dan Prosedur Laboratorium Keperawatan Dasar. EGC, Jakarta.

Luhulima, J, W. 2014. Pendidikan Dalam Keperawatan. FK UH. Makassar.

Notoatmodjo, Soekidjo. 2013. Ilmu Kesehatan Masyarakat. PT. Rineka Cipta, Jakarta.

Nursalam. 2013. Konsep dan Penerapan Metodologi Penelitian Keperawatan. Salemba Medika, Jakarta.

Palette Tandi. 2012. Hubungan Tingkat Pendidikan, Lama Masa Dinas, Jumlah Pelatihan Dan Tingkat Pengetahuan Tentang Pengkajian Fisik Pada Perawat Ruang Interna Dan Bedah RSUP. Dr. Wahidin Sudirohusodo.

Potter dan Perry. 2015. Keterampilan Dan Prosedur Dasar. Edisi 5. EGC, Jakarta.

Sarwono Solita. 2014. Sosiologi Kesehatan, Gadjah Mada University Press, Jakarta.

Schaffer, S. D., Garzon, L. S., Heroux, D. L., dan Korniewicz, D. M. 2000. Pencegahan

Infeksi dan Praktek yang Aman. Alih Bahasa: Setiawan. EGC, Jakarta.

Seniwati. 2018. Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Perilaku Perawat Dalam Pencegahan Infeksi Nosokomial Di Ruang Perawatan Lontara III RSUP. Dr. Wahidin Sudirohusodo. Skripsi tidak diterbitkan. Makassar. PSIK UNHAS Makassar.

Siagian. 2000. Teori dan Praktek Kepemimpinan. Edisi IV. PT. Rineka Cipta, Jakarta.

Smeltzer, Suzanne C. 2001. Buku Ajar Keperawatan Medikal Bedah. Edisi 8. Vol. EGC, Jakarta.

Tietjen, L., Bossemeyer, B., dan Mc Intos, N. 2014. Panduan Pencegahan Infeksi Untuk fasilitas Pelayanan KesehatanDengan Sumber Daya Terbatas, Yayasan Bina Pustaka , Jakarta.

Downloads

Published

2023-03-05

How to Cite

Nursinah, A., Prihatini, S., Rusli, R., Wijayanti, L. A., & Fredy Saputra, M. K. (2023). Perilaku Perawat Dalam Pencegahan Infeksi Pemasangan Kateter Di IGD. Jurnal Ilmiah Amanah Akademika, 6(1), 25–29. Retrieved from https://ojs.stikesamanah-mks.ac.id/index.php/jihad/article/view/41