Pengaruh Pemberian Terapi Rendaman Air Hangat Dan Garam Terhadap Hipertensi Melalui Aplikasi Teori Virginia Henderson Di Wilayah Kerja Puskesmas Kota Manna Tahun 2022
Keywords:
Hipertensi, Virginia Henderson, Terapi Rendaman Air Hangat Dan GaramAbstract
Hipertensi adalah suatu keadaan dimana seseorang mengalami peningkatan tekanan darah di atas normal yang mengakibatkan peningkatan angka kesakitan (morbiditas) dan angka kematian/ mortalitas. Penatalaksanaan penderita hipertensi yaitu farmakologis dan non farmakologis, untuk mengurangi efek samping dari penggunaan bahan kimia berkepanjangan lebih baik menggunakan cara non farmakologis dengan melakukan terapi rendam kaki menggunakan air hangat dan garam. Pemberian terapi rendaman air hangat dan garam bermanfaat untuk vasodilatasi aliran darah sehingga dapat mengurangi tekanan darah.
Tujuan umum studi kasus ini adalah untuk menerapkan teori keperawatan Virginia Henderson pada pasien hipertensi dengan melakukan dan mengajarkan terapi rendaman air hangat dan garam untuk mengetahui pengaruhnya terhadap penurunan tekanan darah. Penelitian ini juga dilakukan untuk mengetahui apakah teori Virginia Henderson dapat diaplikasikan pada pasien hipertensi dengan yang diberi terapi rendaman air hangat dan garam.
Metode studi kasus ini adalah metode kualitatif dengan strategi penelitian Case study reseach. Jenis studi kasus saat melakukan asuhan keperawatan adalah Case study reseach dengan mengaplikasikan teori model keperawatan Virginia Henderson pada pasien yang menderita hipertensi.
Hasil asuhan keperawatan pada klien dengan hipertensi menggunakan teori Virginia Henderson antara lain: Pengkajian 14 kebutuhan dasar manusia, Observasi dan Penetapan Masalah, Intervensi dan implementasi keperawatan, Evaluasi keperawatan. Masalah dan Diagnosa yang ditetapkan adalah Ketidakmampuan Pemenuhan Kebutuhan Belajar mnegendalikan tekanan darah. Sedangkan intervensi keperawatan yang disusun diarahkan pada bantuan untuk menurunkan tekanan darah dengan terapi rendam kaki air hangat dengan campuran garam. Teori Virginia Henderson ini dapat diterapkan dan diaplikasikan dengan baik dalam perawatan berfokus pada kasus hipertensi.
Diharapkan pemberian terapi rendaman air hangat dan garam dapat dijadikan terapi komplementer sebagai tindakan mandiri yang dilakukan secara teratur untuk menurunkan tekanan darah pada pasien hipertensi yang dapat digunakan oleh masyarakat.
References
Asmadi. 2008. Konsep Dasar Keperawatan. Jakarta: EGC.
Fildayanti. (2020). Pengaruh Pemberian Rendam Kaki Air Dengan Air Hangat Campuran Garam Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Penderita Hipertensi. Jurnal Ilmiah Karya Kesehatan, 01, 70–75. https://stikeskskendari.e-journal.id/jikk
Johanes, A. S. (2019). Diagnosis Dan Tatalaksana Terbaru Pada Dewasa. Cdk274, 46(3), 172–178.
Kasron, Susilawati, & Subroto, W. (2020). Pelatihan Progressive Muscle Relaxation (PMR) untuk Meningkatkan Kualitas Tidur Penderita Hipertensi di Menganti Kabupaten Cilacap. 1(1), 21–35.
Kemenkes RI. (2018). Laporan Provinsi Jawa Tengah Riskesdas 2018. In Kementerian Kesehatan RI.
Suling, F. R. W. (2018). HIPERTENSI (A. Simatupang & Med (eds.); 1st ed., Issue 2). Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Indonesia.
Susanto, Joko.,dkk. 2015. Buku Ajar Ilmu Keperawatan Dasar. Jakarta: Selemba Medika.


