Psikoedukasi Keluarga Terhadap Kemampuan Keluarga Dalam Merawat Anggota Keluarga Dengan Perilaku Kekerasan Dirumah
Keywords:
Psikoedukasi Keluarga, Perilaku Kekerasan, Kemampuan KeluargaAbstract
Gangguan jiwa dengan perilaku kekerasan meningkat di masyarakat, yang beresiko menciderai diri, orang lain dan lingkungan. Banyak keluarga yang tidak mampu merawat klien dirumah yang menyebabkan beban bagi keluarga, oleh karena itu dilakukan tindakan spesialis psikoedukasi keluarga yang dapat menurunkan angka kekambuhan pada klien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh psikoedukasi keluarga terhadap kemampuan keluarga dalam merawat anggota keluarga dengan perilaku kekerasan di rumah. Penelitian ini dilakukan diwilayah kerja Puskesmas Parangloe dan Tinggimoncong Kab.Gowa. Jenis penelitian adalah quasi-eksperimental dengan rancangan pretest and posttest with control group. Dengan sampel sebanyak 64 orang menggunakan teknik Simple Random Sampling. Hasil penelitian menunjukkan kemampuan keluarga meningkat pada kelompok intervensi dan kontrol yaitu masing-masing sebesar 26,21 (25,21%) dan 23,40 (22,51%) dengan P-value 0.000. Diharapkan kepada perawat dipuskesmas untuk bisa melaksanakan tindakan psikoedukasi kepada keluarga untuk meningkatkan kemampuan klien dan kemampuan keluarga dalam merawat dirumah.
References
(WHO), W. H. O. (2019). Mental Disorders.Library Cataloging in Publication Data.
Annette G. Lueckenotte. (2018). Gerontologic Nursing. Sint Louis Mosby Year Book. Inc.
Bhattaeharjee, et al. (2019). Psychoeducation: A measure To Strengthen Psychiatric Treatment. Dehly Psychiatry Journal, 14(1).
Craven, V. . (2016). Mental Health Nursing: The Nurse-Patient Journey. Philadelphia: W.B Sauders Company.
Depkes RI. (2019). Jumlah Pasien Gangguan Jiwa.
Goldenberg, I. (2016). Family Therapy An Overview. United States: Thomson.
Keliat, B. A. (2017). Influence Of The Abilities In Controlling Violence Behavior To The Length Of Stay Schizophrenia Clients In Bogor Mental Hospital Indonesia. Medical Jurnal Of Indonesia, 18.
Kustiawan, R. (2018). Pengaruh Family Psychoeducation (FPE) Terhadap Kemampuan Anggota Keluarga Dengan Harga Diri Rendah Di Kabupaten Tasikmalaya. Tesis FIK UI.
Notoadmodjo. (2010). Promkes Dan Perilaku Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.
Nuraenah. (2019). Hubungan Dukungan Keluarga Dan Beban Keluarga Dalam Merawat Anggota Dengan Riwayat Perilaku Kekerasan Di RS Jiwa Islma Klender Jawa Timur. Jurnal Keperawatan Jiwa, 2(1), 41–50.
Siagian, Sondang, P. (2017). Teori dan Praktek Kepemimpinan. Jakarta: PT. Rineka Cipta.
Stuart, G. W., & Laraia, M. T. (2015). Principles And Practice Of Psychiatric Nursing (10 th ed). Elsevier. St. Louis: Mosby Year Book.
Stuart, G. W. (2016). Keperawatan Kesehatan Jiwa. Indonesia: Elsevier.
Suerni, T. (2013). Penerapan Terapi Kognitif dan Psikoedukasi Keluarga Pada Klien Harga Diri Rendah Di Ruang Yudistira Rumah Sakit Dr.
H. Marzoeki Mahdi Bogor. Tesis FIK UI.
Sulistiowati, E, Keliat, B. & H. (n.d.). Pengaruh Acceptance And Comittment Therapy Terhadap Gejala dan Kemampuan Klien Perilaku Kekerasan Di RS Jiwa Dr. h. Marzoeki Mahdi Bogor. Tesis FIK UI.
Undang-Undang Kesehatan Jiwa No 36. (2014). Videbeck, S. L. (2017). Psychiatric Mental Health
Nursing (4 rd Ed). Philadelphia: Lippincott Williams & Wilkins.
Virkkunen, M. (2018). Breakfast Skipping And Health Compromising Behaviors In Adolescents And Adults. Eur J Clin Nutr, 42–53.
Wirnata. (2019). Hubungan Antara Ekspresi Emosi
Keluarga Dengan Kekambuhan Pada Pasien Skizofrenia. Skripsi.
Wiyati, R., Hamid, A. A., G. (2015). Pengaruh Psikoedukasi Keluarga Terhadap Kemampuan Keluarga Dalam Merawat Klien Isolasi Sosial. Tesis FIK UI


