Analisis Faktor terhadap Obesitas pada Siswa SMA Katolik Rajawali Makassar
Keywords:
Obesitas, Porsi Makan, Frekuensi Makan, Variasi MakanAbstract
Abstrak. Obesitas merupakan suatu kondisi dimana berat badan tidak seimbang dengan tinggi badan atau suatu keadaan yang menunjukkan terjadinya penimbunan ;lemak yang berlebihan dijaringan lemak tubuh.
Penelitian ini dilaksanakan di SMA Katolik Rajawali Kota Makassar Tahun 2010. Jenis penelitian yang digunakan adalah observasional dengan pendekatan cross sectional study dengan tujuan untuk mengetahui hubungan porsi makan, frekuensi makan, dan variasi makan dengan kejadian obesitas pada siswa. Sampel penelitian ini adalah siswa dengan pengambilan sampel secara Accidental Sampling dengan jumlah 80 sampel.
Hasil penelitian diperoleh bahwa porsi makan berhubungan dengan kejadian obesitas pada siswa dengan nilai p 0,000 < 0,05, frekuensi makan berhubungan dengan kejadian obesitas pada siswa dengan nilai p 0,000 < 0,05, dan variasi makan berhubungan dengan kejadian obesitas pada siswa dengan nilai p 0,000 > 0,05.
Abstract. Obesity is a condition in which the body weight is not balanced with the height or a condition which indicates the accumulation of excess fat in the body's adipose tissue.
This research was conducted at Rajawali Catholic High School, Makassar City in 2010. The type of research used was observational with a cross-sectional study approach with the aim of knowing the relationship between meal portions, meal frequency, and variety of meals with the incidence of obesity in students. The sample of this research was students by accidental sampling with a total of 80 samples.
The results showed that eating portions were associated with the incidence of obesity in students with a p-value of 0.000 <0.05, eating frequency was associated with the incidence of obesity in students with a p-value of 0.000 <0.05, and variety of meals was associated with the incidence of obesity in students with a p-value 0.000 > 0.05.
References
Almatsier,S 2004. Prinsip dasar ilmu gizi ,EGC. Jakarta.
Asrianti Nur 2008. Faktor yang berhubungan dengan obesitas murid SD mangkura kota Makassar , UIT. Makassar
Arisman, MB. 2004. Gizi dalam daur kehidupan. EGC.Jakarta
Dina Agoes, dkk 2003. Aktifitas fisik cegah obesitas ( http:// www.yahoo.com.online) diakses 5 februari 2010
Djoko Pekik Irianto, 2007.panduan gizi lengkap keluarga dan Olahraga. Andi Offset. Yogyakarta.
Fardias, srikandi. 2006. Keamanan makanan tradisional siap Santap diperkotaan.Seminar sehari untuk mencegah gizi lebih.
Fathonah St. 1996. Obesitas dan penyebabnya(http://www. Medicastore.com)
Ismawati. 2008. Faktor yang berhubungan dengan konsumsi fast food dengan status gizi remaja smu islam athirah Makassar, UIT. Makassar
Khomsan, Ali. 2004. Pangan dan gizi untuk kesehatan.Rajagrafindo. Jakarta.
Moehji Sjahmien, 2003. Ilmu gizi.Bhratara niaga media.Jakarta.
Djunaedi, Rahmat Pannyiwi, Suprapto Modul Pembelajaran Kebutuhan Dasar Manusia Keperawatan Dasar. Publication date 2020/1/2. Volume 1, Pages 1-194.
Notoadmojo Soekidjo, 2002. Metode penelitian kesehatan.Rineka Cipta Jakarta
Media medika, 2006. Konsumsi fast food sebagai faktor sebagai factor resiko terjadinya obesitas pada remaja usia 15-17 tahun.(http://www.m3undip.org.online) di akses 21 januari2010.
Persi, 2003.Obesitas dan depresi, ancaman terbesar bagi anak(http://www.yahoo.com.online) di akses 23 january 2010.
Peter kabo, 2008 mengungkap pengobatan penyakit jantung koroner.Gramedia pustaka utama, Jakarta.
Satriono, 2002. Bahan gizi klinik, fkm unhas
Sayogo savitri. 2007. Kiat mempertahankan berat badan normal.Artikel kesehatan (http://www.yahoo.com.online) diakses 20 january 2010
Sediaoetama, Achmad Djaeni. 2000. Ilmu gizi jilid 1.Dian rakyat. Jakarta
Soekirman, 2000.Ilmu gizi dan aplikasinya untuk keluarga dan masyarakat.Depertemen pendidikan tinggi nasional. Jakarta.
Supariasa, dkk. 2005. Penilaian status gizi.Buku kedokteran EGC.Jakarta.
Wirakusuma emma, 2000. Cara aman dan efektif menurunkan berat badan, PT. Gramedia, Jakarta
Zainun mutadin, 2002.Obesitas dan factor-factor penyebab (http://www.indomedia.com) diakses 4 februari 2010.


