Pengaruh Pemberian Posisi Semi Fowler 30º Dan 45º Pada Pasien Tuberkulosis Paru Melalui Dengan Teori Virginia Henderson Di Ruang Raflesia RSUD Kepahiang

Authors

  • Rita Agustina Universitas Dehasen Bengkulu
  • Tita Septi Handayani Universitas Dehasen Bengkulu

Keywords:

Tuberkulosis paru, Virginia Henderson, Posisi Semi Fowler 30º Dan 45º

Abstract

Tuberkulosis paru (TB paru) merupakan suatu penyakit infeksi yang disebabkan oleh Mycobacterium Tuberkulosis, yang di tandai dengan batuk bercampur darah, badan lemas, nafsu makan menurun, berat badan menurun, malaise, dan sesak nafas. Posisi yang paling efektif bagi pasien dengan penyakit TB paru adalah diberikannya posisi semi fowler dengan derajat kemiringan 30-45° sebagai salah satu cara untuk membantu mengurangi sesak napas. Peran perawat yakni melakukan tindakan keperawatan untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar pada pasien dan membantu mengurangi keluhan yang dirasakan, pemberian posisi semi fowler dapat menjadi alternatif untuk mengatasi masalah ketidakstabilan pola  nafas dengan pendekatan teori keperawatan Virginia Henderson.

Tujuan umum studi kasus ini adalah untuk menerapkan teori keperawatan Virginia Henderson pada pasien TB paru dengan melakukan dan mengajarkan posisi semi fowler untuk mengurangi sesak nafas, penelitian ini juga dilakukan untuk mengetahui apakah teori Virginia Henderson dapat diaplikasikan pada pasien TB paru dengan pemberian posisi semi fowler dengan derajat kemiringan 30-45°. Metode studi kasus ini adalah metode kualitatif dengan strategi penelitian Case study reseach. Jenis studi kasus saat melakukan asuhan keperawatan adalah Case study reseach dengan mengaplikasikan teori model keperawatan Virginia Henderson pada pasien yang menderita TB paru.

Hasil asuhan keperawatan pada pasien TB paru menggunakan teori Virginia Henderson antara lain: Pengkajian 14 kebutuhan dasar manusia, Observasi dan Penetapan Masalah, Intervensi dan implementasi keperawatan, Evaluasi keperawatan. Masalah dan Diagnosa yang ditetapkan adalah Pemenuhan Kebutuhan Bernafas Dengan Normal dan Ketidakmampuan Pemenuhan Kebutuhan Makan dan Minum yang Cukup. Sedangkan intervensi keperawatan yang disusun diarahkan pada bantuan untuk  mengontrol pola makan rendah lemak dan rendah garam, jelaskan pada klien tentang terapi duduk Posisi Semi Fowler 30º Dan 45º.

Teori Virginia Henderson ini dapat diterapkan dan diaplikasikan dengan baik dalam perawatan berfokus pada kasus TB paru. Saran untuk pasien TB paru yang mengalami sesak nafas untuk meningkatkan kualitas pernapasannya dengan melakukan posisi semi fowler dengan derajat kemiringan 30-45° sebagai terapi nonfarmakologi.

References

Aida, N. 1996. Kekerapan Hiperaktivitas Bronkus Pada Bekas TB Paru di RSUP Persahabatan Jakarta. Jakarta: Bagian Pulmonologi FKUI Jakarta, hlm. 16.

Alsagaff dan Mukty, 1995. Dasar-dasar Ilmu Penyakit Paru. Surabaya: Airlangga University Press, hlm. 7,11,13-15,73- 92.

Ellida, I. 2006. Pengaruh Breathing Exercise: Pursed Lip Breathing dan Diafragma Breathing terhadap peningkatan aliran ekspirasi maksimum pada penderita PPOK di RSU Dr. Soetomo. Skripsi tidak dipublikasikan. Surabaya: Program Studi Ilmu Keperawatan Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga, hlm. 5-8.

Haryati, W, Zulfiana. 2019. Penerapan Latihan Pernafasan Active Cycle Of Breathing Dalam Mengurangi Gangguan Bersihan Jalan Nafas Pada Pasien Tuberkulosis Paru. Jurnal Keperawatan Akimba (Juka)

Huriah, T., & Wulandari, D. (2017). Pengaruh Active Cycle Of Breathing Technique Terhadap Peningkatan Nilai VEPI, Jumlah Sputum, dan Mobilisasi Sungkar Thiraks Pasien PPOK. Nursing Practices, 1(2), 44-45.

Judyanto. 2004. Fungsi Faal Paru Pada Penderita Tuberkulosis Paru Di RSU Dr. Soetomo Program Studi Dokter Spesialis Paru Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga,

Kozier, dkk. 2010. Buku Ajar Fundamental Keperawatan Konsep, Proses, & Praktik. Jakarta : EGC.

Majampoh, dkk. 2013. Pengaruh Pemberian Posisi Semi Fowler Terhadap Kestabilan Pola Napas Pada Pasien TB Paru di Irina C5 RSUP PROF Dr. R. D. Kandou Manado. Jurnal Kepeawatan. Volume 3. No. 1. Diakses tanggal 18 Februari 2015.

Melanie, R. 2012. Analisa Pengaruh Sudut Tidur terhadap Kualitas Tidur dan Tanda Vital pada Pasien Gagal Jantung di Ruang Rawat Intensif RSUP Dr. Hasan Sadikin Bandung. Stikes Jenderal A. Yani Cimahi.

Mubarak, W. I. 2005. Buku Ajar Kebutuhan Dasar Manusia Teori & Aplikasi dalam Praktik. Jakarta : EGC.

Murwani, A. 2011. Perawatan Pasien Penyakit Dalam. Yogyakarta : Gosyen Publishing.

Musrifatul, 2012 : Masrifatul. (2012). Buku Ajar Asuhan Keperawatan Klien dengan Gangguan Sistem Pernapasan. Salemba Medika : Jakarta.

Mutflih, dkk. 2017. Buku Keterampilan Klinis Asuhan Keperawatan Pada Sistem Respirasi. Yogyakarta: Nuha Medika

Muttaqin 2008). : Muttaqin A. (2008). Asuhan Keperawatan Klien dengan Gangguan Sistem Pernafasan. Salemba Medika : Jakarta

Nugroho, T. 2011. Asuhan Keperawatan Maternitas, Anak, Bedah, dan Penyakit Dalam. Yogyakarta. Nuha Medika.

Padila. 2013. Asuhan Keperawatan Penyakit Dalam. Yogyakarta : Nuha Medika. Pearce, C. E. 2013. Anatomi dan Fisiologi untuk Paramedis. Jakarta : PT. Gramedia Pustaka Utama.

Potter, P. A. & Perry, A. G. 2005. Buku Ajar Fundamental Keperawatan. Jakarta : EGC.

Prabowo, Doni. 2012. Hubungan Tingkat Pengetahuan Tentang TB Paru Dengan Kepatuhan Menjalani Program Pengobatan Pada Penderita TB Paru di BBKPM Surakarta. Skripsi. Program Sarjana. Universitas Muhammadiyah Surakarta. Diakses tanggal 5 Mei 2015.

Rachma, N. (2017). Pengaruh acbt terhadap peningkatan jumlah spuntum dan mobi Lisasi sangkar thoraks pasien tb paru di poli paru rsud dr. achmad muchtar. bukit tinggi. jurnal prosiding seminar kesehatan perintis. Vol. 1,No. 2.

Santosa, (2017). Asuhan keperawatan pada pasien tb dengan ketidakefektifan bersihan Jalan nafas di rumah sakit pku muhammadiyah gombong. Universitas Muhammadiyah 2019.http://stikesmuhgombong.ac.id Diakses 29 November 2019.

Sukartini, T., Sriyono, & Sasmita, I. W. (2017). Active Cycle Of Breathing Menurunkan Keluhan Sesak Nafas. Jurnal Ners, 3(1), 21-25.

Thomas, J & Monaghan, T. 2010. Buku Saku Pemeriksaan Fisik & Keterampilan Praktis. Jakarta : EGC.

Titih , H. (2017). Pengaruh active cycle of breathing technique terhadap peningkatan nilai vep1 jumlah spuntum, dan mobilisasi sangkar thoraks pasien ppok.di IGD http:www.repository.unimus.ac.id? file.pdf. Diakses 3 oktober 2019.

Wilkinson, J. M. 2006. Buku Saku Diagnosis Keperawatan dengan Intervensi NIC dan Kriteria Hasil NOC. Penerbit Buku Kedokteran. Jakarta : EGC.

World Health Organization, (2015). The Stop Tuberculose Strategy. WHO. 24 : 10- 11

Zulkoni, Akhsin. 2011. Parasitologi untuk Keperwatan, Kesehatan Masyarakat dan Teknik Lingkungan. Yogyakarta : Nuha Medika.

Downloads

Published

2023-06-20

How to Cite

Agustina, R., & Handayani, T. S. (2023). Pengaruh Pemberian Posisi Semi Fowler 30º Dan 45º Pada Pasien Tuberkulosis Paru Melalui Dengan Teori Virginia Henderson Di Ruang Raflesia RSUD Kepahiang. Jurnal Ilmiah Amanah Akademika, 6(1), 212–221. Retrieved from https://ojs.stikesamanah-mks.ac.id/index.php/jihad/article/view/87

Most read articles by the same author(s)

Similar Articles

<< < 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.