Analisis Faktor Perilaku Buang Air Besar Sembarangan di Wilayah Kerja Puskesmas Tamalatea

Authors

  • Nurkholis Nurkholis Institut Teknologi dan Kesehatan Tri Tunas Nasional
  • Muhammad Kahfi Institut Teknologi dan Kesehatan Tri Tunas Nasional

Keywords:

Analisis Faktor, Perilaku Buang Air Besar Sembarangan, Puskesmas Tamalatea

Abstract

Mayoritas masyarakat Tamalatea tidak memiliki toilet di rumahnya. Kondisi ini membuat mereka lebih memilih buang air besar di tempat sampah belakang rumah, taman, dan pemandangan. Mereka menganggap tindakan ini membuat mereka mudah dan praktis. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku buang air besar sembarangan di wilayah kerja Puskesmas Tamalatea Kecamatan Tamalatea Kota Jeneponto. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah acak. Penelitian ini menggunakan metode univariat dan bivariat dalam menganalisis data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel pengetahuan (p value = 0,002 atau X_h^2 = 9,915), variabel mempunyai jamban (p value = 0,000 atau Kesimpulan dari penelitian ini adalah seluruh variabel pengetahuan, mempunyai jamban, dan kebiasaan mempunyai pengaruh terhadap praktik buang air besar sembarangan, hal ini dikarenakan p-value seluruh variabel lebih kecil dari 0,05 atau X_h^2>X_t^2 (3,841) Disarankan agar masyarakat membiasakan masyarakat untuk buang air besar di lingkungan keluarga atau tempat umum. toilet sehingga tindakan ini dapat menghilangkan pendapat tersebut.sehingga terbuka bebas cacat mudah dan praktis.Perilaku membuka bebas cacat dapat menimbulkan masalah di kemudian hari.

References

Balitbangkes, 2010. Sanitasi in Riset Kesehatan Dasar. Jakarta : Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Dinkes Kabupaten Jeneponto, 2021. Profil Kesehatan Kabupaten Jeneponto Tahun 2021. Jeneponto.

Dinkes Provinsi Sulawesi Tenggara, 2012. Profil Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2021. Makassar.

Hurlock EB., 2003. Psikologi Perkembangan Suatu Pendekatan Sepanjang Rentang Kehidupan. 5 ed. Jakarta:Erlangga.

Notoatmodjo, 2003. Prinsip-Prinsip Dasar Ilmu Kesehatan Masyarakat. Jakarta : Rineka Cipta.

Pane E., 2009. Pengaruh Perilaku Keluarga Terhadap Penggunaan Jamban. Jurnal Kesehatan Masyarakat Nasional.

Puskesmas Tamalatea, 2019. Profil Puskesmas Tamalatea Kabupaten Jeneponto Tahun 2019. Jeneponto.

Puskesmas Tamalatea, 2020. Profil Puskesmas Tamalatea Kabupaten Jeneponto Tahun 2020. Jeneponto.

Puskesmas Tamalatea, 2021. Profil Puskesmas Tamalatea Kabupaten Jeneponto Tahun 2021. Jeneponto.

Sangchantr S, Adirza, R, Monteiro, D and Afriyanto, S., 2009. Pengetahuan, Sikap dan Perilaku Terhadap Air, Sanitasi dan Higiene di Aceh. Pembawa Pesan Kesehatan.

Simanjutak D., 2009. Determinan Perilaku Buang Air Besar (BAB) Masyarakat (Studi Terhadap Pendekatan Community Led Total Sanitation pada Masyarakat Desa di Wilayah Kerja Puskesmas Pagelaran, Kabupaten Pandeglang Tahun 2009). Jakarta:Universitas Indonesia.

Sugiyono, 2003. Metode Penelitian Administrasi. Bandung : Alfabeda.

WHO, 2010. Progress on Sanitation and Drinking-Water: Geneva.

Downloads

Published

2020-12-30

How to Cite

Nurkholis, N., & Kahfi, M. . (2020). Analisis Faktor Perilaku Buang Air Besar Sembarangan di Wilayah Kerja Puskesmas Tamalatea. Jurnal Ilmiah Amanah Akademika, 3(2), 22–31. Retrieved from https://ojs.stikesamanah-mks.ac.id/index.php/jihad/article/view/99

Most read articles by the same author(s)

Similar Articles

<< < 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.